Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Upaya Percepatan Vaksinasi, Molen Imbau Pusat Perbelanjaan Berlakukan Masuk Wajib Vaksin

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil meminta setiap pusat perbelanjaan, caffe, hingga rumah makan memberlakukan masuk wajib vaksinasi.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masih dalam upaya percepatan vaksinasi di Kota Pangkalpinang, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil meminta setiap pusat perbelanjaan, caffe, hingga rumah makan memberlakukan masuk wajib vaksinasi.

"Ini masih dalam upaya kita dalam percepatan vaksinasi di Kota Pangkalpinang. Imbauan saya memang setiap pusat perbelanjaan untuk dapat menerapkan sebelum masuk wajib vaksin ini agar yang belum melaksanakan vaksin bisa vaksin," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Jumat (22/10/2021).

Dengan demikian, menurutnya masyarakat mau tidak mau harus mengikuti kebijakan pemerintah untuk ikut vaksinasi.

"Ini untuk kita semua, gunanya untuk masyrakat semua agar mereka bisa melaksankan kegiatan seperti normal kembali. Kita himbau untuk seperti itu jadi semuanya bisa vaksin," tuturnya.

Baca juga: Istri di Toboali Digauli Sebelum Dicekik hingga Tewas, Terkuak Rafly Kerap Nyabu, Ini Lengkapnya!

Baca juga: Bengis, Rafly Membunuh Ella Andini dengan Mencekik Leher Istrinya saat Tidur Bersama

Demikian hal tersebut tetuang dalam surat edaran (SE) Wali Kota Pangkalpinang dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran corona virus disease (Covid-19) di Kota Pangkalpinang.

Dalam surat edran tersebut, bukan saja tempat wisata yang harus menujukan bukti vaksinasi tapi pengelola caffe, rumah makan, hingga pusat perbelanjaan diminta untuk melakukan skrining untuk pengunjung dengan menunjukan bukti sudah vaksinasi dengan sertifikat atau melalui aplikasi peduli lindungi. Hal ini diberlakukan sejak, Senin (18/10) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, hal tersebut memang dilakukan sebab untuk percepatan proses vaksinasi di Kota Pangkalpinang.

Baca juga: Polantas yang Bawa Pacarnya Piknik ke Taman Safari Naik Mobil Patroli Ternyata Adik Ipar Ahok

Namun, kata Hakim yang lebih penting dari percepatan vaksin adalah untuk melindungi semua masyarakat itu sendiri.

"Untuk percepatan vaksinasi memang iya, agar herd immunity kita segera terbentuk mau tidak mau masyarakat itu harus vaksin kalau kebijakannya seperti ini, tapi yang lebih penting lagi ini untuk melindungi kita semua, melindungi masyarakat juga agar beraktivitas sama-sama aman," ungkap Hakim.

Sebab diakui Hakim, hingga kini untuk capaian herd immunity di Kota Pangkalpinang masih tersisa beberapa persen lagi.

Kata Hakim, untuk anak-anak di bawah umur 12 tahun belum bisa ikut vaksinasi masih tetap diperbolehkan masuk yang penting orangtuanya sudah vaksin.

"Anak-anak di bawah umur tetap diperbolehkan masuk, karenakan masih di bawah umur belum bisa ikut vaksin yang penting orangtuanya sudah, dan kalaupun orangtuanya menganggap itu aman ya silahkan tidak masalah," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved