Breaking News:

Atok Johan Mengadu Nasib Jualan Kemplang dan Opak, Tetap Semangat Meski Dapat Rp30 Ribu Sehari

Atok Johan Mengadu Nasib Jualan Kemplang dan Opak, Tetap Semangat Meski Dapat Rp30 Ribu Sehari

Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
Widodo
Kakek Johan saat melayani pembeli kemplang dan opak di Trotoar Jl Linggarjati, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Jumat (22/10/20210 

BANGKAPOS.COM -- Kakek Johan (78) duduk termenung di trotoar Jl Linggarjati, Kecamatan Tamansari, Kota Pangkalpinang sembari menunggu barang jualannya dibeli orang.

Di depannya tersusun rapi kemplang dan opak yang ia jual kepada warga yang melewati jalan tersebut.

Meski usia yang sudah tidak muda lagi, namun sang kakek masih semangat untuk mencari nafkah.

Guratan di wajahnya yang sudah menua tak menyurutkan semangatnya berjualan di pinggir jalan.

Baca juga: Pasti Dicap Jutawan Kalau Punya Uang Kertas Rp100 Perahu Layar Lalu Laku Dijual Rp100 Juta

Baca juga: Video Gisel Goyang Pargoy 15 Detik di Kolam Renang, Ajak Nonton Bareng dan Dapat Diskon

Baca juga: Ciri-ciri Koin Rp1.000 Kelapa Sawit Dibeli Mahal dan Harganya Rp4 Juta Per Keping Jika Seperti Ini

Tak ada kata putus asa dalam mencari rezeki walaupun hujan dan panasnya terik matahari dia tetap berjualan.

Tak lupa Johan membawa sebotol air putih dan kopi untuk menemani selama menunggu barang jualan.

Ia menceritakan bahwa berjualan kemplang dari Desa Sungai Selan ini sudah ia tekuni selama 14 tahun yang lalu.

Kakek Johan mulai berjualan dari mulai pukul 08.00 WIB kadang sampai pukul 12.00 WIB mengunakan angkot untuk mengantarnya.

Setiap pembeli yang menghampirinya, dengan hangat dia menyambutnya sambil menawarkan produk yang ia jual.

Kurang lebih sebanyak 70 bungkus baik kemplang maupun opak yang ia bawa setiap hari namun jarang yang habis.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved