Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gelar Operasi, Ditlantas Polda Babel Temukan 35 Pelanggaran Lalu Lintas, Amankan 12 Motor

Ditlantas Polda Babel mengamankan sejumlah kendaraan yang tak tertib lalu lintas, termasuk menggunakan knalpot brong.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Pelaksanaan KRYD oleh Ditlantas Polda Babel di dekat SPBU Jalan Selan pada Sabtu (23/10/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ditlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan sejumlah kendaraan bermotor yang tak tertib lalu lintas, termasuk yang masih menggunakan knalpot brong dan pelanggaran lalu lintas.

Operasi penertiban lalu lintas ini dilaksanakan pada Sabtu (23/10/2021) malam.

Dalam kegiatan ini setidaknya sebanyak 35 pelanggaran yang ditangani oleh kepolisian. Sebanyak 12 kendaraan roda dua berhasil diamankan lantaran tak memiliki kelengkapan yang sesuai aturan yang berlaku. Adapula sepeda motor dengan knalpot brong yang turut diamankan.

Selain itu pelanggaran administrasi yang diamankan seperti misalnya pengendara kendaraan bermotor yang tak memiliki dan tak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Bangka Belitung, Kompol Deddy Dwitya Putra kepada bangkapos.com menyatakan sedikitnya ada tiga jenis pelanggaran yang ditangani oleh Ditlantas Polda Bangka Belitung pada Sabtu (9/10/2021) malam lalu yang digelar di dekat SPBU Jalan Selan.

Kendaraan yang berhasil diamankan terlebih dulu diparkirkan di halaman Barak Dalmas Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kompol Deddy Dwitya Putra merinci, 8 pelanggaran lalu lintas di mana pengendara tak dapat menunjukkan SIM dan sebanyak 15 pelanggaran yang tak dapat menunjukkan STNK.

"Setiap malam di akhir pekan, kami terus melangsungkan giat rutin atau Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk penanganan pelanggaran lalu lintas seperti kanlpot brong, helm dan pelanggaran lainnya," ujar Kompol Deddy Dwitya Putra, Minggu (24/10/2021).

Kompol Deddy mengakui jika KRYD ini pada dasarnya terus dilangsungkan guna mencegah meningkatnya pelanggaran-pelanggaran oleh pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Ia menambahkan, kegiatan ini rutin dilangsungkan guna meminimalisir pelanggaran baik pelanggaran administrasi maupun pelanggaran kasat mata seperti knalpot brong maupun helm.

Baca juga: Pasti Dicap Jutawan Kalau Punya Uang Kertas Rp100 Perahu Layar Lalu Laku Dijual Rp100 Juta

Baca juga: Di Indonesia Cuma Buat Lalapan, Ilmuwan Amerika Syok Setelah Teliti Daun Kemangi, Ada Manfaat Ajaib

Baca juga: Video Gisel Goyang Pargoy 15 Detik di Kolam Renang Bikin Warganet Terngiang-ngiang

Selain melakukan pengamanan atas pelanggaran-pelanggaran, Kompol Deddy Dwitya Putra turut mengakui pihaknya juga melakukan sosialisasi sekaligus edukasi kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor untuk selalu tertib dalam berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini.

"Jangan sampai hal-hal yang tak diinginkan berlangsung di jalanan dan mengganggu pengendara lainnya. Tujuan kita melakukan KRYD juga agar lingkungan berkendara terus membaik dan aman," ucapnya.

Selain melakukan penertiban terhadap pengendara yang tidak disiplin, Kompol Deddy Dwitya Putra juga menyatakan jika KRYD yang digelar juga turut menyasar dalam penerapan protokol kesehatan masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved