Breaking News:

Berita Bangka Barat

Kejaksaan Melalui Jambore Relawan, Kejari Bangka Barat Ingin Generasi Muda Peduli Lingkungan

Mengambil tema relawan lingkungan cerdas, tangguh, beradab, dan bermartabat. Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk memaksimalkan peran masyaraka

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Ist/Kejari Bangka Barat).
Kegiatan Jambore relawan yang digelar di Bukit Penyabung, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Melalui program Jaksa Peduli Lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat mendukung kegiatan Jambore Relawan yang digelar oleh Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Bangka Belitung yang dilaksanakan di Bukit Penyabung, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat. 

Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Seksi Intelijen Kejari Bangka Barat, Mario Nicholas yang mewakili Kajari Bangka Barat Helena Octavianne dalam penutupan Jambore yang sudah digelar sejak Kamis (21/10/2021) lalu. 

"Mengambil tema relawan lingkungan cerdas, tangguh, beradab, dan bermartabat. Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk memaksimalkan peran masyarakat terutama generasi muda. Hal ini untuk dapat turut serta berpartisipasi menjadi relawan, dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan hidup sekitar," ujar Helena Octavianne, Minggu (24/10/2021). 

Selain itu kegiatan tersebut juta sebagai ajang pembinaan dan pembelajaran, bagi generasi muda untuk dapat mencintai dan bersahabat dengan alam dan lingkungan.

Baca juga: Tayang Perdana, Film Mimpi Pati di Ujung Selatan Diserbu Penonton Bes Cinema, Karya Lokal Babel

"Ini juga diharapkan dapat menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan terkait dengan, pentingnya menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan di sekitar kita," ucapnya. 

Helena mengatakan kegiatan Jambore juga selaras dengan program Jaksa Peduli Lingkungan, juga masuk dalam program Jaksa Peduli Pariwisata dan Kebudayaan. 

"Hal ini dikarenakan Bukit Penyabong Desa Pelangas yang menjadi tempat pelaksanaan jambore kaliini,  juga merupakan tempat wisata rekreasi alam yang menarik. Ini juga termasuk salah satu geosite yang memiliki, keanekaragaman flora dan fauna di dalamnya, " katanya. 

Sementara itu Helena berharap melalui Jambore dapat memperkenalkan potensi budaya, dengan kearifan lokal yang merupakan salah satu aset daerah.

"Ini yang juga harus dirawat dan dijaga kelestariannya kepada generasi selanjutnya, sehingga dapat menjadi destinasi objek wisata baru di Kabupaten Bangka Barat. Serta dapat menjadi tambahan pemasukan bagi kas daerah, serta dapat mendukung program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," tuturnya.

(Bangkapos.com/Rilis/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved