Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Selama Program Pendekar, Kota Pangkalpinang Berhasil Kumpul PBB Sebesar Rp2,8 Miliar

Kota Pangkalpinang berhasil merealisasikan piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,8 miliar sepanjang 2021.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Ist Dok Humas Pemkot Iwan
Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bekerjsama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang melaunching website Pejuang Pendapatan Asli Daerah (Pendekar) di ruang pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kota Pangkalpinang berhasil merealisasikan piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp2,8 miliar sepanjang 2021.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Budiyanto menyebut, sejak hadirnya program Pejuang Pendapatan Asli Daerah (Pendekar) bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang, realisasi pajak meningkat.

Kata Budi, bukan hanya pajak bumi dan bangunan (PBB) saja yang menghasilkan piutang pertahunnya sektor pajak lainnya juga menghasilkan piutang hanya saja PBB memang yang paling besar.

"Sektor pajak yang lainnya juga menghasilkan piutang seperti pajak restoran, pajak hotel, pajak parkir, dan pajak lainnya, hanya saja memang PBB penyumbang piutang tak tertagih paling besar di Pemkot Pangkalpinang per tahunnya," ungkap Budi kepada Bangkapos.com, Minggu (24/10/2021).

"Alhamdulillah dengan adanya kontribusi Pendekar ini sangat membantu kita pemerintah kota sampai dengan bulan ini terealisasi Rp2.805.956.899."

Budi menuturkan, sejak hadirnya program Pendekar memang banyak para wajib pajak yang sudah menunggak bertahun-tahun akhirnya melunaskan pajaknya.

"Jadi sejak adanya Pendekar memang sampai saat ini sudah banyak para wajib pajak kita yang melunaskan tunggakannya, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun akhirnya dilunaskan, intinya kita tangani semua jenis pajak hanya saja kita fokus pada PBB dulu kita optimalkan dengan program Pendekar ini," pungkasnya.

Dia berharap, tahun ini dengan adanya program pejuang pendapatan asli daerah (Pendekar) lalu FGD dengan para Camat dan Lurah, target PBB dari SPPT yang diterbitkan dapat tercapai.

"Kita optimis tahun ini kita kejar piutangnya, bekerjsama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yang alhamdulillah saat ini sudah banyak terbukti berhasil nanti di akhir akan kita evaluasi benar efektif kah atau seperti apa nanti," ujarnya.

Diakui Budi, hingga saat ini Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih menjadi penunjang sektor pajak di Pangkalpinang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved