Breaking News:

Bebas Zona Merah, Begini Peta Covid-19 Bangka Belitung

Dari peta zona risiko Bangka Belitung kian membaik dan kondisi yang semakin menggembirakan....

https://covid19.go.id/peta-sebaran
Ilustrasi Peta Sebaran Kasus Per Provinsi 

Bebas Zona Merah, Begini Peta Covid-19 Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM -- Tujuh wilayah Kabupatan dan Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ) masih dalam zona kuning alias wilayah dengan risiko rendah kasus Covid-19.

Hal tersebut terungkap dalam Peta Zonasi Risiko Covid-19 terbaru yang dipublikasikan laman covid19.go.id. Ini merupakan data per 17 Oktober 2021.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno mengungkapkan, dari peta zona risiko Bangka Belitung kian membaik dan kondisi yang semakin menggembirakan.

"Kami berharap dan terus mendorong ikhtiar pengendalian Covid-19 dari Satgas/pemerintah daerah setempat khususnya dalam instrumen 3T dan penerapan Protokol Kesehatan 6M agar tetap berfokus, tidak lengah, dan terus menjadi perhatian serius, termasuk optimalisasi fungsi dan peran Kampung Tegep Mandiri atau Posko Tanggap Covid-19 di tiap desa/kelurahan serta RT/RW," kata Andi Budi Prayitno, Senin ( 25/10/2021). 

Disampaikan bahwa berdasarkan peta zonasi risiko mingguan Covid-19 dari tanggal 11-17 Oktober 2021 maka sebaran peta zona risiko Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebagai berikut:

  • Zona Merah (Risiko Tinggi): Nihil (Tidak Ada)
  • Zona Oranye (Risiko Sedang): Nihil (Tidak Ada)
  • Zona Kuning (Risiko Rendah): Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka,  Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur ( cek di sini)

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Sering Dijodohkan, Ariel NOAH Akhirnya Ungkap Hubungan Sebenarnya dengan Bunga Citra Lestari

Baca juga: Punya Uang Rp100 Gambar Burung Dara Mahkota Bisa Kaya Mendadak, Jika Dibeli Rp13,5 Juta Per Lembar

Selain itu, kata Andi, berdasarkan monitoring kepatuhan dalam menerapkan Protokol Kesehatan ( Prokes ) yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia selama satu pekan yakni 18-24 Oktober 2021, maka tingkat kepatuhan penerapan prokes di Bangka Belitung dari 1.101 titik yang dipantau adalah sebagai berikut:

1. Angka Kepatuhan Memakai Masker: 78,00% (meningkat dibanding pekan sebelumnya) dari 93,22% rerata nasional.

2. Angka Kepatuhan Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan: 73,46% (meningkat dibanding pekan sebelumnya) dari 91,40% rerata nasional. (cek di sini

Data di atas menjelaskan bahwa tingkat kepatuhan dan kesadaran dalam menerapkan Protokol Kesehatan 6M khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 1 pekan terakhir ini mengalami sedikit peningkatan baik dalam penggunaan masker maupun dalam perilaku menjaga jarak.

"Kami tak bosan-bosannya terus mengajak kita semua untuk membiasakan protokol kesehatan, setiap kali melakukan interaksi sosial mari kita selalu ingat pesan ibu: “MASKERKU MELINDUNGI KAMU, MASKERMU MELINDUNGI AKU. KITA SALING MELINDUNGI”.," kata Andi.

Baca juga: Tujuh Doa Pagi yang Mustajab Dibaca Saat Sholat Dhuha, Disebut Pembuka Rezeki dan Keberkahan Hidup

Baca juga: Viral Penjual Sayur, Cintanya Tak Direstui Calon Mertua, Usahanya Berkembang, Omzet Rp6 Juta Sehari

Baca juga: WhatsApp Raib Permanen, Ini Jenis Ponsel Android & iOS yang Tak Bisa Akses WA Mulai 1 November 2021

Ayu Ting Ting Ungkit Lagi Sebab Batal Nikah dengan Adit Jayusman Setelah Lama Bungkam, Ada Apa?

Adapun yang dimaksud 6M dalam kehidupan kita sehari-hari yakni mencakup: Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/hand sanitizer, Mengurangi mobilitas, Menghindari kerumunan, dan Menghindari makan bersama, sebagai bagian dari tanggung jawab dan kesadaran kolektif agar pandemi Covid-19 ini bisa terkendali dan segera berakhir.

Selain itu, lanjut Andi, prokes adalah cara paling sederhana dan mudah serta murah agar orang-orang di sekitar tidak terpapar Covid-19. Itu artinya ada tanggung jawab semua pihak sebagai sesama warga masyarakat, sehingga penularan dan penyebaran Covid-19 tidak meluas dan menjadi masif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai ini.

"Jangan abai apalagi menyepelekan Covid-19 karena sudah banyak korban terpapar, yang sembuh dan kembali sehat pun juga banyak, namun tidak sedikit yang kemudian tak tertolong dan berujung kepada kematian atau meninggal dunia," jelas Andi.

(*/ bangkapos.com/ Asmadi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved