Breaking News:

Lagi Ngikutin Robot Trading? Ini Tips Bedakan Mana yang Asli Mana yang Abal-abal

Minimnya edukasi maupun regulasi mengenai robot trading itu sendiri turut memperbesar peluang masyarakat terjebak pada tawaran robot trading abal-abal

Editor: Dedy Qurniawan
net/ Tribunnews
Ilustrasi robot trading 

BANGKAPOS.COM - Saat ini tampaknya robot trading sedang menjadi trend bagi sebagian kalangan.

Namun seiring dengan itu, robot trading abal-abal kini semakin marak dan terus memakan korban.

Lantas bagaimana membedakan robot trading yang asli dengan yang abal-abal.

Masih minimnya edukasi maupun regulasi mengenai robot trading itu sendiri turut memperbesar peluang masyarakat terjebak pada tawaran robot trading abal-abal.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selama bulan Agustus 2021, telah memblokir 249 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) yang tidak memiliki perizinan dari Bappebti.

Mayoritas website yang diblokir merupakan penyedia layanan robot trading.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Punya Uang Rp100 Gambar Burung Dara Mahkota Bisa Kaya Mendadak, Jika Dibeli Rp13,5 Juta Per Lembar

Pengamat dan Praktisi Investasi Desmond Wira mengatakan, secara regulasi, Bappebti memang belum memiliki peraturan yang mengatur tentang robot trading di bursa berjangka.

Sementara di luar negeri pun, robot trading bebas penggunaannya dan tidak ada aturan yang mengikat.

Jika dilihat dari sisi keamanan, Desmond menyebut robot trading di semua instrumen trading, baik di saham, forex, emas, atau kripto memiliki fungsi yang sama, yakni membantu keputusan trading.

Dengan menggunakan robot trading, investor akan mengotomatisasi kegiatan trading sehingga tidak perlu melakukan trading secara manual lagi.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved