Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Jadi Role Model Penyelenggaraan Pemasyarakatan Ramah Disabilitas

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Jadi role model penyelenggaraan pemasyarakatan ramah disabilitas sekaligus sebagai wujud layanan ramah disabilitas

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Ist Lapas
Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan tiga instansi kedinasan sekaligus sebagai wujud layanan ramah disabilitas 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Jadi role model penyelenggaraan pemasyarakatan ramah disabilitas sekaligus sebagai wujud layanan ramah disabilitas

Mulai dari Dinas Sosial (Dinsos) kota Pangkalpinang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang dan Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka Tengah.

Selain itu, pihak Lapas Kelas IIA Pangkalpinang juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Persatuan Tunanetra Indonesia ( Pertuni) provinsi Babel.

MOU berlangsung di ruang aula pertemuan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Senin (25/10/2021).

Dihadiri Kepala Lapas kelas IIA Pangkalpinang Badarudin, Dinsos Rika Komarina, kepala Dinas Dukcapil kota Pangkalpinang Darwin, kepala Dinas Dukcapil Bangka Tengah Zulhasnan dan Ketua Pertuni Babel Suhamdani.

Badarudin, menyebut MOU tersebut  sebagai  tindak lanjut Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (RI) Nomor: PAS-22.HH.01.04 tahun 2021 tentang Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Piloting Penyelenggara Unit Layanan Disabilitas Tahun 2021-2024.

Dari SK tersebut, Lapas kelas IIA  Pangkalpinang mewakili UPT pemasyarakatan di wilayah Babel untuk menjadi role model penyelenggaraan pemasyarakatan ramah disabilitas.

"Implimentasinya Lapas Pangkalpinang telah membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan berupaya memberikan dan memenuhi pelayanan publik ramah disabilitas. Baik bagi warga binaan maupun masyarakat umum yang berkunjung sebagai penerima layanan," kata  Badarudin.

Untuk itu, lanjut Badarudin, diperlukan penguatan koordinasi dan kolaborasi antara stakeholder agar berjalan dengan baik, sehingga dapat memberikan upaya pemenuhan hak dasar disabilitas dalam pelayanan publik di Lapas Pangkalpinang.

"Jadi untuk Dinsos kerjasamanya terkait penyandang disabilitas, sedangkan untuk Dukcapil  tentang kependudukan. Khususnya persoalan Nomor Induk Kependudukan (NIK), karena sampai saat ini masih ada warga binaan kami yang belum memiliki NIK. Artinya kami kesulitan dalam memberikan vaksinasi covid-19 kepada mereka," bebernya.

Pada kesempatan itu, Badarudin mengapresiasi penguatan serta kerjasama yang diberikan  stakeholder terkait keikutsertaan  penyandang di fabel pada kegiatan tersebut

"Harapan kami sarana pelayanan publik yang telah kami sediakan dapat memperlancar kehadiran para penyandang disabilitas dari depan kantor sampai keruangan pertemuan," harap Badarudin.

Usai MOU dan penyerahan penghargaan, kegiatan dilanjutkan peringatan hari Dharma Karya Dhika atau hari jadi Kementerian Hukum dan HAM tahun 2021 yang jatuh pada 30 Oktober, mendatang dengan tema "Mewujudkan insan tumbuh dan tangguh melalui pelayanan publik pemasyarakatan ramah disabilitas,"

Di kesempatan itu, pihak Lapas  sengaja mengundang penyandang disabilitas melihat sekaligus merasakan langsung keramahan layanan publik pemasyarakatan di Lapas Pangkalpinang.

Langkah tersebut sebagai komitmen mewujudkan layanan ramah disabilitas dengan menyiapkan berbagai fasilitas.
Mulai dari jalan, tonggak atau jalur disabilitas, tongkat hingga kursi roda.

"Kamj terus berupaya memenuhi segala sarana dan prasarana layanan disabilitas.Bahkan kedepan, kita berencana akan menyiapkan petugas khusus yang menterjemahkan bahasa isyarat. Siapa tahu nanti ada warga binaan atau pengunjung yang datang tapi tidak bisa mendengar dan melihat, sehingga butuh penerjemah bahasa isyarat," pungkasnya.

(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved