Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tangkal Penyalahgunaan Narkoba, Pdt Agustiawan Sampaikan Pencegahan dari Sisi Keluarga

Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung menggelar kegiatan pembinaan keluarga kristen dalam program bimbingan masyarakat

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Foto Ist).
Narasumber sekaligus Pendeta di GSJA Ebenhaezer), Pdt Agustiawan Silaban 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung menggelar kegiatan pembinaan keluarga kristen dalam program bimbingan masyarakat (Bimas) Kristen Tahun 2021 di Hotel PIA Pangkalpinang.

Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber sekaligus Pendeta di GSJA Ebenhaezer), Pdt Agustiawan Silaban dalam menyampaikan materi mengenai tema Keluarga Bahagia Tanpa Narkoba.

Menurutnya pemberian pemahaman bahaya mengenai narkoba di mulai di tengah-tengah keluarga.

"Agar keluarga bersih dari penyalahgunaan narkoba, yang paling mengerti situasi kelaurga adalah orangtua dan anak-anak," ujar Pdt Agustiawan kepada bangkapos.com, Senin (25/10/2021).

Tujuan dari paparannya yang disampaikan ini untuk membangun sistem pencegahan kejahatan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba

Serta untuk membangun kemampuan (Individu, Kelompok) dalam menjaga dan melindungi diri, serta keluarga dari kejahatan penyalahgunaan narkoba

"Narkoba harus dihindari pasalnya dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar dari segi kesehatan, Sosial, ekonomi, keamanan, akibatnya hilangnya generasi bangsa (lost generation) di masa depan," jelasnya.

Adapun faktor seseorang menjadi penyalahgunaan narkoba meliputi gaya hidup, lingkungan, kemampuan finansial dan ekonomi yang memadai dan memiliki pandangan yg keliru tentang narkotika.

"Bila ada keluarga yang menyalahgunakan narkoba harus segera dilaporkan," katanya.

Dia berpesan ada empat hal untuk mencegah penyalahgunaan narkoba meliputi:

1. Setiap orangtua harus punya pola asuh yang baik terhadap anak

2. Setiap orangtua harus bisa menjadi teladan (spiritualitas dan integritas)

3. Setiap orangtua hrs konsisten menanamkan pengajaran tujuan Tuhan menciptakan manusia

4. Setiap orangtua hrs responsif. Suruh anaknya untuk ikut seminar edukasi tentang bahaya narkotika (di gereja dan sekolah).

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved