Breaking News:

Jokowi Turunkan Harga PCR Jadi Rp 300.000, ARSSI Sebut Tak Tutup Harga Bahan Baku

ARSSI sebut penetapan harga tes PCR Rp 300.000 tak menutup harga bahan baku. Penetapan harga tes PCR itu dinilai akan memberatkan rumah sakit ...

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Ilustrasi __ Pemeriksaan Covid-19 melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Jokowi Turunkan Harga PCR Jadi Rp 300.000, ARSSI Sebut Tak Tutup Harga Bahan Baku

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga tes virus corona (Covid-19) dengan metode PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300.000.

Permintaan presiden itu keluar menyusul maraknya kritik atas pemberlakuan tes PCR untuk penumpang pesawat.

Adanya permintaan Presiden Jokowi yang meminta harga tes PCR turun, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) memberi tanggapan. 

ARSSI sebut penetapan harga tes PCR Rp 300.000 tak menutup harga bahan baku.

Penetapan harga tes PCR itu dinilai akan memberatkan rumah sakit swasta.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Murah Banget, Paket Internet Telkomsel 30 GB Cuma Bayar Rp 10 Perak, Begini Caranya

Baca juga: Langsung Dibayar Rp10 Juta per Lembar Jika Punya Uang Rp2.000 dan Rp5.000 dengan Nomor Seri Ini

Alhamdulillah Proses Perbaikan Mesin PLTG Selesai, Sistem Kelistrikan Bangka Kembali Pulih

Sebelumnya harga PCR dipatok oleh pemerintah sebesar Rp 495.000 untuk pulau Jawa dan Bali, serta Rp 525.000 untuk luar pulau Jawa dan Bali.

"Sudah pasti kami jual rugi karena stok yang lama ini dengan harga cukup mahal yang tidak masuk di harga 300.000 itu," ujar Sekjen ARSSI Ichsan Hanafi saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (25/10).

Ichsan meminta agar pemerintah memberikan waktu kepada rumah sakti untuk menghabiskan stok lama.

Sehingga kebijakan tersebut tidak langsung diterapkan di tengah masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved