Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kepala BNN RI Akan Kunjungi Babel, Launching Program Pelajar Anti Narkoba hingga Desa Bersinar

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi  Petrus Reinhard Golose akan berkunjung ke Provinsi Bangka Belitung

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigadir Jenderal Polisi M. Zainul Muttaqien 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi  Petrus Reinhard Golose akan berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (26/10/2021).

Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose bersama rombongan dijadwalkan tiba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekira pukul 13.00 WIB dengan menggunakan pesawat dan dijemput oleh Unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang VVIP Bandar Udara Depat Amir.

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigadir Jenderal Polisi M Zainul Muttaqien  menyatakan kunjungan kerja Kepala BNN RI ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk melaksanakan beberapa kegiatan Drug Free Exhibilition dan Launching Program Integrasi Pendidikan Anti Narkoba Masuk ke Kurikulum SMA/SMK Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Program Sinergitas Empat Pilar Desa Menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar.

Baca juga: Masih 189 Formasi PPPK Belum Terisi di Pangkalpinang, Diharapkan Tahap 2 dan 3 Guru Honorer Terserap

Baca juga: Berminat Kerja di Negeri Sakura? Putra dan Putri Bangka Belitung bisa Magang di Jepang,Ini Syaratnya

Kegiatan ini lanjut  Zainul Muttaqien juga dikolaborasikan dengan kegiatan EduFair 2021 yang digelar di Bhay Park Polda Kepulauan Bangka Belitung yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

"Mengenai kedatangan Kepala BNN RI besok pada Rabu (27/10/2021) akan ada kegiatan launching program yaitu Program Integrasi Pendidikan Anti Narkoba Masuk ke Kurikulum SMA/SMK Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Program Sinergitas Empat Pilar Desa Menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersinar," jelas Zainul Muttaqien kepada Bangkapos.com.

Zainul Muttaqien menyatakan jika terobosan ataupun launching program ini merupakan terobosan kreatif yang pertama kalinya di Indonesia.

Menurutnya, Program Integrasi Pendidikan Anti Narkoba Masuk ke Kurikulum SMA/SMK Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibuat sebagai produk pedoman anti narkoba bagi pelajar yang dimasukkan ke dalam kurikulum pembelajaran di sekolah.

"Di Babel, kita sudah menjadi role model juga mengenai program ini di mana sudah diterapkan di SMA Negeri 1 Pangkalan Baru dan sudah diterapkan di lima mata pelajaran yaitu biologi, pendidikan agama, pendidikan kesehatan, PKN dan kimia. Di dalam mapel ini sudah kita integrasika muatan-muatan anti narkoba bagi pelajar," ungkap Zainul.

Baca juga: Pemadaman Listrik Segera Berakhir, Gubernur Bangka Belitung Berikan Apresiasi ke PLN

Baca juga: Tips WhatsApp, Nggak Usah Hapus Pesan! Ini Cara Mudah Bikin Ruang Penyimpanan WA Tak Penuh

Sementara itu launching yang kedua lanjut Zainul Muttaqien yaitu Program Sinergitas Empat Pilar Desa Menuju Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar).

"Launching yang kedua ini untuk menjadikan desa bersih dari narkoba dengan empat pilar desa di dalamnya yang terdiri dari babinsa, bhabinkamtibmas, kepala desa dan kader BNN," ujarnya.

Untuk itu, demi menyukseskan kegiatan ini di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zainul Muttaqien mengajak seluruh pihak dari setakeholder hingga masyarakat dan orangtua siswa untuk mengatasi bahaya narkoba bagi generasi muda dan terhindar dari kejahatan baik narkoba maupun kriminalitas.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved