Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Positivity Rate Kasus Covid-19 di Pangkalpinang 1 Minggu Terakhir Cuma 8 Persen, Masuk Zona Kuning

Sejak Minggu (24/10/2021) hingga Senin (25/10/2021), Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui dinas kesehatan telah memeriksa sebanyak 42.506 spesimen.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak Minggu (24/10/2021) hingga Senin (25/10/2021), Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui dinas kesehatan telah memeriksa sebanyak 42.506 spesimen.

Jumlah itu didapatkan dari pemeriksaan sebanyak 33.655 orang tes rapid antigen, dan 8.551 spesimen tes swab polymerase chain reaction (PCR).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim kepada Bangkapos.com, Selasa (26/10/2021).

Dengan penambahan itu, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pangkalpinang sebanyak 13.569 orang.

Baca juga: Tak Capai Target Vaksinasi, Satpolair Polres Bangka Selatan Dapat Bendera Hitam dari Kapolres

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Dody Kusdian Harap Ada Kelonggaran di Dunia Pendidikan dan Kerja

Berdasarkan data tersebut, maka positivity rate kasus positif Covid-19 satu minggu ini adalah 8 persen.

"Positivity rate rendah target  kita kurang dari 5 persen sampel diagnosis positif dari seluruh kasus yang diperiksa dengan hasil bobotnya 8 persen, ini sudah sangat rendah sekali dengan beberapa bulan lalu kita positivitynya selalu tinggi bahkan melebihi 50 persen," jelas Hakim kepada Bangkapos.com.

Menurutnya, berdasarkan data-data yang telah di kumpulkan oleh Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, perhitungan skor untuk kategorisasi resiko kenaikan kasus sebesar  2,6325.

Skor ini merujuk ke zona resiko rendah atau zona kuning.

"Setiap indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan. dikategorisasi menjadi 4 zona risiko, berdasarkan jumalah itu kita hanya 2,6 saja yang berarti sudah masuk zona kuning yakni 2,5 - 3,5 hasil pembobotannya," beber Hakim.

Baca juga: Buruan Ikut Program Magang di Jepang, Gaji Capai Rp 30 Juta per Bulan, Terbuka Bagi Lulusan SMA

Menurut Hakim, saat ini Kota Pangkalpinang mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru mematuhi protokol Kesehatan baik dirumah maupun tempat-tempat umum. Pemerintah pun masih terus memberi himbauan dari untuk tetap waspada dan tetap mematuhi protokol Kesehatan.

"Bagi masyarakat kelompok usia rentan diharapkan tetap menjalani kebiasaan hidup bersih dan sehat serta menerapkan kegiatan Gerakan masyarakat Hidup sehat (Germas) sesuai anjuran kementrian Kesehatan RI. Demikian pula dengan penderita Hipertensi dan diabetes melitus di Kota Pangkalpinang agar terhindar dari infeksi corona virus," tegasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved