Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Berhasrat Beli Motor, Tipek Rela Jadi Kurir Sabu, Antar ke Pembeli dengan Dilempar

Pupus sudah harapan terdakwa Randi alias Tipek membeli sepeda motor dari upah menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu- sabu.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Majelis hakim dan JPU yang memeriksa perkara terdakwa Tipek 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pupus sudah harapan terdakwa Randi alias Tipek membeli sepeda motor dari upah menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu- sabu.

Tipek keburu ditangkap anggota Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang, Kamis, 17 Juni 2021 silam, sebelum uang upah menjadi perantara narkotika terkumpul untuk membeli sepeda motor.

Alasan tersebut terkuak, usai ketua mejelis Hakim Victor Togi Rumahorbo, menanyakan alasan Tipek, nekat menjadi perantara jual beli sabu-sabu, pada sidang agenda pemeriksaan saksi, di  Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Rabu (27/10/2021).

Selain sejumlah saksi, sidang juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pangkalpinang, Efendi dan kuasa hukum terdakwa Tukijan Keling.

"Apa alasan saudara terdakwa Randi alias Tipek, sehingga mau menjadi perantara jual beli sabu ini. Saudara tahu gak perbuatan saudara itu melanggar hukum," tanya Victor.

"Saya mau membeli sepeda motor yang mulia, maka dari itu rencanannya upah yang saya dapat saya kumpulkan ke Muhammad Alfarizhi alias Paris untuk beli motor," kata Tipek menjawab pertanyaan ketua majelis hakim.

Di muka persidangan, Tipek mengaku baru dua kali menerima suplay sabu dari terdakwa Paris. Pertama sabu seberat 5 gram  disuplay melalui cara dilempar di kawasan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Suplay kedua dengan jumlah bruto yang sama, dilempar di kawasan Sungailiat.

Selain dilempar, modus operandi lain jaringan narkoba Tipek Cs, mengemas sabu sabu dalam bungkusan Taro dan Chetos.

"Pertama dilempar di kawasan Tempilang, sebanyak 5 gram, kedua  5 gram lagi dilempar di kawasan Sungailiat. Untuk mengelabuhi petugas, sabu dikemas dalam kemasan Taro dan Cheatos," kata Tipek.

Setelah sabu diterima, Tipek membagi bagikan 5 gram sabu sabu tersebut menjadi 6 paket berukuran besar. Setelah dibagi-bagi, Tipek tinggal menunggu perintah dan arahan dari Paris.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved