Breaking News:

Berita Pangkalpinang

UMP 2022 Diumumkan Paling Lambat 21 November 2021, Wagub Babel Kumpulkan Sejumlah Organisasi

Upah Minimum Provinsi (UMP) Bangka Belitung paling lama bakal ditetapkan pada 21 November 2021 mendatang.

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
PMI Babel
Ketua PMI Babel, Abdul Fatah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Upah Minimum Provinsi (UMP) Bangka Belitung paling lama bakal ditetapkan pada 21 November 2021 mendatang.

Ditanggal tersebut, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman akan menetapkan nominal UMP, apakah naik atau tidak, berdasarkan hasil dari dewan pengupahan.

Diketahui UMP Provinsi Babel pada 2021 nilainya Rp 3.230.022  tidak mengalami kenaikan di 2021 disebabkan dampak pandemi Covid-19 yang melemahkan sektor perekonomian.

Sebelum menetapkan UMP, Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, melakukan audiensi dengan DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) serta Rapat Dewan Pengupahan Provinsi dan Lembaga Kerja Sama Tripartit bertempat di ruang Pasir Padi lantai 3 kantor gubernur, pada Rabu (27/10/2021).

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan, dengan adanya forum audiensi ini pemerintah dapat mendengarkan berkaitan keluhan yang terjadi di kalangan pengusaha dan pekerja.

"Maksud dibentuk forum audiensi ini untuk mendengar dan mencatat, mengurai memecahkan masalah terkait keluhkan antara pekerja dengan pengusaha. Disini perannya. Kita ingin mencari jalan keluar serta memperkecil persoalanya," jelas Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Rabu (27/10/2021) di kantor gubernur.

Dalam audiensi yang dilakukan, dibahas  rencana penetapan Upah Minimum Provinsi Bangka Belitung yang akan ditetapkan berdasarkan data perekonomian Babel dari  Badan Pusat Statistik (BPS).

"Tadi kita membahas UMP 2022, kalau ia tidak, naik minimal tetap lah. Tidak boleh turun, untuk penetapanya nanti setelah melihat data dari BPS yang menentukan, menyesuikan dengan kondisi perekonomian yang ada," jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Elfiyena, mengatakan penetapan UMP 2022 akan disampaikan paling lama 21 November 2021 mendatang.

"Kita belum dapat mengekspos angka yang keluar. Tetapi kami juga sudah berkomunikasi dewan pengupahan nasional, tinggal menunggu angka, karena rumus sudah ada. Nanti angka dari BPS masukan ke rumus, karena sudah ada rumusnya kita tidak bisa merumuskan sendiri," kata Elfiyena.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved