Breaking News:

Kelewat Perkasa, Mantan Raja Spanyol Juan Carlos Harus Disuntik Hormon Wanita, Ini Tujuannya

Sontak, anggota parlemen yang mengikuti sidang dengar pendapat terkesiap dan terkikik mendengar klaim Villarejo tersebut

Editor: Iwan Satriawan
GERARD JULIEN / AFP
Raja Juan Carlos meninggalkan upacara penandatanganan pelepasan mahkota, Rabu (18/6/2014). 

BANGKAPOS.COM-Fakta mengejutkan soal Mantan Raja Spanyol Juan Carlos.

Ia disebut sampai harus disuntik hormon wanita untuk menekan libidonya.

Pernyataan itu keluar dari mantan komisaris polisi Jose Manuel Villarejo, yang disidang atas dugaan pemerasan dan korupsi.

Dilansir dari kompas.com, Menurut keterangan Villarejo, dinas rahasia Spanyol harus menyuntiknya supaya libido sang raja menurun.

Mantan kepala polisi berusia 70 tahun itu mengatakan, mantan monarki berjuluk Rey Emirito (Raja Emiritus) itu diinjeksi hormon wanita dan penghambat testosteron.

"Gairah seks beliau, membuatnya menjadi orang yang bersemangat, menjadi masalah serius negara," kata Villarejo dikutip The Times.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Sontak, anggota parlemen yang mengikuti sidang dengar pendapat terkesiap dan terkikik mendengar klaim Villarejo tersebut.

Villarejo bergeming, dan menyebut eks kepala Pusat Intelijen Nasional (CNI) Felix Sanz Roldan sebagai pencetus ide itu.

Tetapi Roldan membantah, dan menyebut dia baru mengetahuinya dari mantan gundik Juan Carlos, Corinna zu Sayn-Wittgenstein.

Dalam rekaman yang dirilis Villarejo pada 2016, Corinna mengungkapkan Raja Spanyol periode 1975-2014 itu disuntik hormon supaya "kekuatannya menghilang".

Baca juga: Buya Yahya Jelaskan Cara Istri Sedang Haid Layani Suami Agar Tidak Bikin Kecewa

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved