Breaking News:

Berita Kriminalitas

Rambah Aset Daerah, Satpol PP Bangka Razia Penambang di Tambang 23, 14 Unit TI Sebu Diusir

Sebanyak 14 TI sebu di lokasi tambang 23, Surya Timur, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka dirazia oleh Tim Satpol PP Kabupaten Bangka

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Satpol PP Kabupaten Bangka saat menertibkan TI sebu di kawasan Tambang 23 Belakang GOR Sang Depati, Surya Timur, Sungailiat, Bangka melalui langkah persuasif, Kamis (28/10/2021 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 14 TI sebu di lokasi tambang 23, Surya Timur, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka dirazia oleh Tim Satpol PP Kabupaten Bangka, Kamis (28/10/2021).

Diketahui bahwa lokasi tersebut merupakan lahan/aset milik Pemkab Bangka yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka.

Selain itu, lokasi lahan seluas kurang lebih 21 hektar tersebut direncakan akan dijadikan sport center dan dibuat lapangan tembak, panahan dan lain sebagainya.

Terletak persis di belakang GOR Sang Depati, suara deru mesin tambang terdengar saling bersahut-sahutan.

Baca juga: Kabar Gembira bagi PNS, Segini Rincian Besaran Tunjangan PNS yang Disahkan Jokowi

Baca juga: Harga Timah Tinggi, Petani Banyak Beralih Profesi Jadi Penambang, Erzaldi: Sudah Hukum Alam

Beberapa penambang juga terlihat sedang sibuk mencuci hasil bumi tersebut dan beberapa lainnya terlihat sedang mencari titik lokasi untuk menancapkan pipa/selang untuk menyedot hasil bumi tersebut.

Sementara itu, razia yang dilakukan anggota Satpol PP Kabupaten Bangka dipimpin oleh Kabid Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat Sukma Aditya dan Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Ahmad Fauzi.

Sukma Aditya menyebutkan bahwa di lokasi tambang tersebut, setidaknya ada sebanyak 14 unit TI sebu milik masyarakat yang beroperasi di sana.

"Kemarin kami sudah sempat melakukan langkah persuasif dan hari ini kami lakukan kembali proses penertiban," kata Adit panggilan akrabnya.

Diakuinya bahwa penertiban kali ini berjalan lancar dan aman yang mana para penambang di sana sudah punya inisiatif untuk 'membersihkam diri' dari daerah tersebut.

"Mereka mengakui siap bekerja sama dan tidak akan melakukan aktivitas pertambangan di lokasi tersebut," jelasnya.

Baca juga: Harga Timah Meroket, BNN Makin Ketat Pelototi Peredaran Narkoba di Bangka Belitung

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved