Breaking News:

Liga Italia

Runtuhnya Juventus Mengakhiri Harapan Gelar Allegri

Juventus menderita kekalahan kedua mereka di kandang musim ini, yang berarti harapan gelar mereka sudah berakhir, tulis Lorenzo Bettoni di Allianz Sta

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
TWITTER.COM/LE10SPO
Massimiliano Allegri. 

BANGKAPOS.COM -- Juventus menderita kekalahan kedua mereka di kandang musim ini, yang berarti harapan gelar mereka sudah berakhir, tulis Lorenzo Bettoni di Allianz Stadium.

Ketika Domenico Berardi melihat Maxime Lopez sendirian di sisi kiri pada menit ke-95, hanya dua pemain Juventus yang mempertahankan setengahnya.

Pemain Prancis itu mendapatkan bola dan langsung menuju gawang, mengalahkan Mattia Perin dengan penyelesaian chip yang indah. Pada saat itu, harapan gelar Juventus mungkin pupus.

Bianconeri sudah kalah di kandang melawan Empoli pada matchday 2, dan sebelum pertandingan itu, mereka hanya menderita 15 kekalahan di Allianz Stadium, tetapi dalam sepuluh tahun sebelumnya.

Melihat Juventus jatuh dua kali di kandang dalam dua bulan bukanlah pemandangan yang asing. Tetapi ada banyak hal tentang tim Massimiliano Allegri yang tidak biasa. Bahkan ahli taktik Tuscan berjuang untuk mengenali timnya.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Bantuan Rp1 Juta Ditransfer ke Pemilik Rekening BRI, BNI hingga Mandiri Kategori Ini, Cek Pakai KTP!

Baca juga: Murah Banget, Paket Internet Telkomsel 30 GB Cuma Bayar Rp 10 Perak, Begini Caranya

“Juventus tidak pernah mengalami gol pada menit ke-95 dan itu seharusnya tidak pernah terjadi lagi,” kata Allegri setelah kekalahan Juventus malam ini.

“Kami terlalu ingar-bingar bahkan jika momentum ada di pihak kami setelah hasil imbang.”

Sebuah gol Weston McKennie tidak cukup bagi raksasa Serie A untuk meraih hasil imbang melawan tim Sassuolo yang hanya memenangkan satu pertandingan di kandang sebelum pertandingan di Allianz Stadium.

Alessio Dionisi mengatakan kemenangan itu 'mungkin melampaui kemampuan mereka' meskipun timnya 'menuai hadiah untuk penampilan mereka sebelumnya.' Secara keseluruhan, mereka pantas menang di Turin.

Meskipun sembilan pertandingan tak terkalahkan beruntun, termasuk kemenangan 1-0 atas Chelsea dan hasil imbang melawan Inter dan Milan, Juventus sepertinya tidak pernah menjadi tim yang mendominasi sepuluh tahun terakhir di Italia.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved