Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tarif Tes PCR di Labkesda Babel Turun Jadi Rp300 Ribu, Berlaku Hari Ini

UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Bangka Belitung menurunkan harga pemeriksaan PCR untuk mandiri menjadi Rp300 ribu.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Tarif tes PCR di Labkesda Babel turun jadi Rp300 ribu, berlaku hari ini, Kamis 28 Oktober 2021 

Tarif Tes PCR di Labkesda Babel Turun Jadi Rp300 Ribu, Berlaku Hari Ini
BANGKAPOS.COM, BANGKA - UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung (Babel) menurunkan harga pemeriksaan PCR untuk mandiri menjadi Rp300 ribu.

Ketentuan harga tersebut berlaku pada tanggal 28 Oktober 2021, hari ini.

Sebelumnya, harga tes polymerase chain reaction (PCR) di Labkesda Babel dengan harga Rp500 ribu.

Kepala UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Sujari mengatakan penurunan ini sesuai dengan instruksi pemeringah lewat surat edaran menteri kesehatan.

"Dengan penurunan harga ini tentu untuk meringankan biaya bagi pelaku perjalanan, ini suatu upaya dan bentuk perhatian dari pemerintah," ujar Sujari, Kamis (28/10/2021).

Diakuinya, pada hari pertama berlaku tarif baru ini, jumlah sampel ada sebanyak 192 sampel.

"192 itu, yang daftar hari ini ada 152 sampel, yang 40 sampel itu sampel kemarin, dan semua ini akan diselesaikan hari ini, sore bisa diambil," katanya.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Bantuan Rp1 Juta Ditransfer ke Pemilik Rekening BRI, BNI hingga Mandiri Kategori Ini, Cek Pakai KTP!

Baca juga: HEBOH Video Gisel Goyang Pakai Baju Ini Dilihat 35 Juta Kali, Bikin Caption Pakai Tagar Ahh Mantap

Dia memprediksi dengan penurunan harga tersebut akan ada peningkatan jumlah sampel yang akan diperiksa.

"Kemungkinan akan ada peningkatan, kami mampu sehari lakukan pemeriksaan hingga 350 sampel, sekarang sampel tracking dari kabupaten atau kota juga sudah mulai sedikit," katanya.

Dikarenakan kemungkinan ada kenaikan itu maka dirinya mengimbau agar masyarakat yang mengantre tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi kami harapkan masyarakat jaga jarak, agar tidak terjadi kerumunan dan prokes tetap dijalankan. Kami juga setiap kali terus memberikan imbauan di lapangan," katanya.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved