Breaking News:

Berita Bangka Barat

Vaksinasi Covid-19 Capai 64,74 Persen, Kodim 0431/Bangka Barat Siapkan 1.000 Dosis Sinovac

Berbondong-bondong masyarakat mendatangi Kodim 0431/Bangka Barat, saat pihaknya menggelar vaksinasi dengan 1.000 dosis

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kegiatan vaksinasi Covid-19 dengan jenis Sinovac di Kodim 0431/Bangka Barat, Kamis (28/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berbondong-bondong masyarakat mendatangi Kodim 0431/Bangka Barat, saat pihaknya menggelar vaksinasi dengan 1.000 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Diketahui saat ini untuk realisasi Pemkab Bangka Barat hingga 27 Oktober 2021, untuk tahap pertama sudah mencapai 64,74% sedangkan untuk tahap kedua 39,37%.

Hal ini dilakukan guna membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat untuk mencapai Herd Immunity, dengan berkerjasama dari RSUD Sejiran Setason dan RSBT Muntok.

"Kodim melakukan vaksin lagi, membuka gerai dengan 1.000 dosis vaksin Sinovac. Jadi kami mengundang masyarakat yang belum divaksin, baik tahap pertama atau kedua untuk segera divaksin jadi kami memberikan untuk masyarakat," jelas Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Bantuan Rp1 Juta Ditransfer ke Pemilik Rekening BRI, BNI hingga Mandiri Kategori Ini, Cek Pakai KTP!

Baca juga: Alhamdulillah TPP ASN di Bangka Selatan Cair, Pesan Bupati Jangan Lupa dengan Kewajiban !

Tidak hanya memberikan vaksinasi, Kodim 0431/Bangka Barat juga memberikan bantuan tunai kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan warung.

"Iya benar masih ada 39 orang yang belum menerima bantuan, jadi sebelumnya kami sudah membagikan 1.500 bantuan ke PKL dan Warung tapi mereka ini belum sempat waktu itu," ucapnya.

"Jadi kami sekaligus vaksin, sekaligus penyerahan bantuan tunai. Program bantuan ini dari Bapak Presiden, untuk pedagang yang terdampak pandemi Covid-19," kata Agung.

Warga Kecamatan Muntok, Syarif Candra (35) mengungkapkan antusiasnya dapat menuntaskan vaksin Covid-19 dosis kedua.

"Tidak ada gejala apapun kalau yang ini, kalau yang suntik pertama ada ya paling tidur ngantuk lemes ini suntik kedua pakai sinovac. Persiapan sebelum divaksin tadi menyiapkan berkas administrasi, terus adalah tadi sedikit sarapan," ungkap Syarif.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved