Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dosen Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang Beri Pelatihan Untuk UMKM di Pintu Air

Kami dosen dari Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang turut serta menjadi bagian dalam membangun perekonomian masyarakat

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
ist Hendarti
Dosen Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dalam memberikan pelatihan pengelolaan dasar bisnis pada UMKM di Kelurahan Pintu Air Kota Pangkalpinang, Jumat (29/10/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dosen Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dalam memberikan pelatihan pengelolaan dasar bisnis pada UMKM di Kelurahan Pintu Air Kota Pangkalpinang, Jumat (29/10/2021).

Ketua Pelaksana Hendarti Tri yang juga Dosen Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang menyebut, kegiatan menjadi bagian dari masyarakat ini merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yang sudah menjadi tanggung jawab setiap dosen yang ada di Indonesia.

"Kami dosen dari Program Studi Akuntansi STIE-IBEK Pangkalpinang turut serta menjadi bagian dalam membangun perekonomian masyarakat Pangkalpinang khususnya Kelurahan Pintu Air. Kami sadar bawasanya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia," ujar Hendarti Tri dalam rilis kepada Bangkapos.com, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, berdasarkan data dari kementrian koperasi dan usaha kecil dan menengah, sebagian besar bentuk usaha yang ada di Indonesia didominasi dengan UMKM.

"Meskipun UMKM berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun pengelolaan bisnis UMKM tidaklah mudah. Hampir 8 dari 10 pelaku usaha kecil yang mengalami kebangkrutan atau kegagalan di tahun kedua untuk itu kami membantu memberikan pelatihan," sebutnya.

Acara tersebut dihadiri juga Lurah Pintu Air Jonsory Laviko dan kurang lebih 25 Pelaku UMKM yang tersebar di Kelurahan Pintu Air, dan seluruh perangkat Desa.

"Adapun materi yang kami bagikan adalah pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien untuk para pelaku UMKM serta bagaimana cara mereka mempertahankan usaha mereka saat pandemi COVID-19 melanda," sebutnya.

"Selain itu kami juga tidak lupa memberikan pesan bawasanya setiap pelaku UMKM harus disiplin membuat pencatatan keuangan, memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, melakukan perencanaan dan pengelolaan utang serta menetapkan target dan evaluasi bisnis," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved