Breaking News:

Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Kelompok 20 dan 37 Kolaborasi Gelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW

Bangka,29/10/2021. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Bangka Belitung
Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung (Babel) Kelompok 20 dan 37 kolaborasi untuk mengadakan Gebyar Maulid Nabi Muhammad 1443 H/ 2021 H, mengusung Tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Bekal Membangun Pribadi Yang Unggul".

Acara digelar Sabtu (23/10/2021) di Masjid Al - Muhajirin, Dusun Airjangkang Desa Pasirgaram, Kecamatan Simpangkatis Bangka Tengah.

Pembukaan Gebyar Maulid 2021 ini turut dihadiri kepala dusun, jajaran ketua RT serta dosen pembimbing lapangan sekaligus membuka acara kegiatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam kegiatan Gebyar Maulid, panitia memperlombakan cerdas cermat, tartil, azan dan mewarnai. Terlebih, perlombaan tersebut diselenggarakan guna melatih anak-anak dalam mengolah pikiran dan cermat bagi anak-anak di Desa Pasirgaram.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan KKN angkatan ke-VI berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena pelaksanaan KKN kali ini masih dalam keadaan Pandemi Covid-19.

Mahasiswa KKN angkatan ke-VI berasal dari fakultas berbeda, para mahasiswa itu tetap bekerja sama untuk menjalankan tugas dengan baik. Misalnya, menjalankan program yang sudah disusun rapi dengan aparatur di Desa Pasirgaram.

Ketua kelompok KKN kelompok 20 Febby Prayuda mengatakan, kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Pasir Garam.

“Acara ini sangat cocok untuk diselenggarakan karena dengan adanya perlombaan ini, anak-anak lebih bersemangat untuk terus melatih kemampuan anak dan meningkatkan kualitas diri," kata Feby.

Sementara Dosen Muhammad Amin, M.Ag selaku  Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok 20 IAIN SAS Bangka Belitung  berharap semoga adik-adik yang mengikuti perlombaan adzan menjadi penerus Muazin di kampung.

Perlombaan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Sehingga , melalui kegiatan itu anak-anak terbiasa melatih mental untuk berdiri dihadapan orang banyak.

"Insyaa Allah anak-anak yang mengikuti perlombaan pada hari ini kemudian akan menjadi penerus kita, mereka inilah yang akan menjadi ustaz, ustazah, ulama.

Bahkan, ke depan diharapkan untuk terus berkarya, membantu sesama, dan juga berguna bagi agama bangsa serta negara," kata Muhammad Amin. (*)

Penulis : Syah Peserta KKN IAIN SAS Babel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved