Breaking News:

Tonton Video Kisah Aminah Ngesot Sejauh Tujuh Meter

Berlinang air mata Aminah (60) yang merupakan penyandang disabilitas kini terlihat bahagia, usai tak lagi harus bersusah payah hanya untuk sekedar

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Berlinang air mata Aminah (60) yang merupakan penyandang disabilitas kini terlihat bahagia, usai tak lagi harus bersusah payah hanya untuk sekedar ke kamar mandi setelah rumahnya dilakukan renovasi.

Dengan keterbatasan kedua kakinya yang lumpuh Aminah sebelumnya harus berjuang seorang diri, dengan berjalan 'ngesot' atau menyeret kedua kakinya di tanah hanya untuk sekedar ke kamar mandi yang berada sejauh tujuh meter di belakang rumahnya.

Tubuhnya yang sudah renta dan sudah hidup seorang diri sejak meninggalnya sang Ibu pada 2012 lalu, tentunya perjuangan keras dan tanpa lelah terus dijalani Aminah.

Sedangkan untuk kondisi kakinya yang lumpuh pun, Aminah yang merupakan warga Kampung Menjelang Baru, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat ini sudah dirasakannya sekitar 13 tahun lamanya.

"Kondisi kalau dingin kaki itu jadi kaku lebih susah untuk digerakin, duduk lama saja sudah susah. Kalau ke kamar mandi itu ya ngesot lah, kadang hujan pake topi caping ke kamar mandi," ujar Aminah dengan wajah berseri-seri bahagia, Jum'at (29/10/2021).

Selain kesulitan untuk pergi ke kamar mandi, dengan kondisinya tersebut Aminah juga kesulitan mengatasi berbagai kebutuhan lainnya.

Seperti halnya kebutuhan untuk makan, Aminah hanya bisa menanak nasi di rice cooker. Sedangkan untuk memasak tangan Aminah yang kerap kali bergetar, hal ini membuatnya kesulitan untuk bisa melakukan berbagai hal termasuk memasak.

"Kalau lauk dikasih orang, sering manasin lauk di tempat nasi. Alhamdulillah ada lah banyak orang yang ngasih bantuan, kadang makanan kadang juga duit," tuturnya.

Namun saat ini beberapa pihak diantaranya PT. Timah, Kodim 0431/Bangka Barat, TNI AL Muntok dan masyarakat kini bergotong-royong melakukan renovasi rumah milik Aminah.

Kondisi rumah yang semi permanen, dimana dapur terbuat dari kayu dibongkar guna dilakukan pembangunan agar Aminah dapat hidup lebih layak.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved