Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Adet Minta Durasi Antigen Jadi Syarat Penerbangan Diperpanjang I

Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung (Babel), Adet Mastur menyambut baik ketentuan baru terkait pelaku perjalanan dari dan ke Bangka sudah bisa melamp

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
ist/ Humas Polres Pangkalpinang
ILUSTRASI: Personel Polres Pangkalpinang rapid tes antigen di Dokkes Polres Pangkalpinang, Jumat (2/7/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung (Babel), Adet Mastur menyambut baik ketentuan baru terkait pelaku perjalanan dari dan ke Bangka sudah bisa melampirkan negatif antigen.

Namun ketentuan itu berlaku, apabila sudah melakukan vaksinasi dosis kedua. Sedangkan bila baru vaksinasi dosis pertama tetap harus melampirkan negatif PCR.

"Jadi kalau menurut kami, diberlakukan antigen ini secara komisi II yang menaungi pariwisata, ini akan menambah kunjungan wisatawan di Bangka Belitung," ujar Adet, Rabu (3/11/2021).

Dia menyebutkan, kedati begitu, ada hal yang menjadi perhatian durasi waktu berlaku antigen 1x24 jam yang dirasa perlu untuk diperpanjang.

"Walaupun begitu, untuk menumbuh kembangkan ekonomi di Bangka Belitung lewat pariwisata, ada kelonggaran waktu berlaku antigen, masih memberatkan, kayak dulu misalnya 14 hari, maka akan banyak kunjungan," katanya.

Jika banyak kunjungan wisatawan, dia menyakini akan berdampak pada ekonomi masyarakat Bangka Belitung.

"Selain antigen, menunjang pariwisata tentu juga peran dari vaksinasi yang merupakan program pemerintah. Kita harap semua pihak harus mempercepat vaksin untuk pemulihan ekonomi," katanya.

Sementara, Politi PDI Perjuangan ini mengatakan dengan adanya kelonggaran ini masyarakat diharapkan tidak abai. "Yang jelas kami harap para pengunjung tetap mematuhi prokes karena Covid-19 belum berakhir, jadi mari melawan bersama-sama," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved