Breaking News:

Liga Italia

Jumawanya Conte, ''Saya Memulai dan Menghentikan Dominasi Juventus''

Mantan pelatih Inter meninggalkan Serie A setelah meraih Scudetto pertama klub dalam 11 tahun dan akhirnya mengakhiri siklus Juventus

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
TWITTER.COM/INTER_EN
Antonio Conte. 

BANGKAPOS.COM -- Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte mengatakan dia akan 'melakukan segalanya untuk mendapatkan dukungan' dari para penggemar dan mengungkapkan kebanggaannya telah 'memulai dan menghentikan' dominasi Juventus di Serie A.

Mantan pelatih Inter meninggalkan Serie A setelah meraih Scudetto pertama klub dalam 11 tahun dan akhirnya mengakhiri siklus Juventus yang dia mulai pada 2011-12.

Conte secara resmi diumumkan sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur pada hari Selasa dan berbicara kepada saluran resmi klub hari ini.

Spurs berada di urutan kesembilan di Liga Premier setelah 10 pertandingan dan Conte mengatakan 'suatu kehormatan besar' untuk mengambil alih di Stadion Tottenham Hotspur dan berharap untuk menyenangkan para penggemar dengan memainkan 'sepak bola yang bagus dan menarik'.

“Menjadi pelatih Tottenham adalah sebuah kesenangan besar, sebuah kehormatan besar,” kata Conte kepada saluran resmi klub. “Sekarang, yang pasti, saya ingin membalas kepercayaan ini.

Baca juga: Video Baru Gisel dan Wijin di Atas Kasur Disebar, Ujung Baju Tidur Diikat di Perut Saat Bergoyang

Baca juga: Langsung Dibayar Rp10 Juta Per Lembar Jika Punya Uang Kertas Rp5 Ribu dengan Ciri-ciri Seperti Ini

Baca juga: Ini Ucapan Istri yang Bikin Suami Sakit Hati dan Hilang Gairah, dr Aisah Dahlan Ungkap Akibatnya

“Filosofi saya sangat sederhana, memainkan sepak bola yang bagus dan menarik bagi para penggemar kami, dengan penuh semangat. Untuk memiliki tim yang stabil, tidak naik turun.

“Saya pikir para penggemar pantas memiliki tim yang kompetitif dengan keinginan untuk bertarung. Saya akan melakukan segalanya untuk mendapatkan dukungan mereka.”

Conte telah memenangkan Scudetto empat kali sebagai pelatih, tiga dengan Juventus dan satu dengan Inter, dan ia meraih gelar Liga Premier di tahun pertamanya di Chelsea.

Dia berbicara tentang waktunya sebagai pelatih di Serie A dan bagaimana dia 'memulai dan menghentikan' dominasi Juventus di papan atas Italia.

Sekarang, dia kembali ke Inggris setelah sukses di Inter dan mengatakan pencapaian sebelumnya sekarang menjadi sejarah dan berharap untuk menulis babak 'penting' dalam karirnya di Tottenham.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved