Breaking News:

Dinkes Bangka Belitung Periksa Tingkat Kebugaran Jasmani Pegawai di Lingkungan Pemprov

Untuk mengetahui tingkat kebugaran pegawai di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan kebugaran jasmani.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: nurhayati
Dinkes Bangka Belitung Periksa Tingkat Kebugaran Jasmani Pegawai di Lingkungan Pemprov
Dinas Kesehatan Babel
Dinas Kesehatan saat menyelenggarakan acara pemeriksaan kebugaran jasmani di halaman Kantor Dinkes Babel, Jumat (05/11/2021).

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Untuk mengetahui tingkat kebugaran pegawai di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dinas kesehatan menyelenggarakan pemeriksaan kebugaran jasmani yang bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (05/11/2021).

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang merupakan perwakilan setiap perangkat daerah, kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, Kurniawan, ST, MT.

Saat menyampaikan arahan di awal kegiatan, Kurniawan menjelaskan bahwa pengukuran jasmani ini sebaiknya rutin dilakukan.

“Masih banyak yang takut untuk memeriksakan kesehatan, padahal hal ini harus dilakukan untuk mengetahui status kesehatan. Dengan demikian, dapat diketahui penanganan yang akan dilakukan selanjutnya,” tutur Kurniawan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Andri Nutirto, MARS mengatakan bahwa kegiatan ini tidak perlu menjadi suatu yang menakutkan.

“Kegiatan ini hanya untuk mengetahui status kebugaran saja, bukan suatu lomba untuk mendapatkan juara atau pemenang. Ikuti saja kegiatan ini dengan santai dan semampunya,” ujar Andri.

Pemeriksaan ini, lanjut Andri, bertujuan untuk meningkatkan kebugaran pegawai sehingga yang bersangkutan menjadi pegawai yang produktif dan menerapkan gaya hidup sehat dalam kesehariannya.

“Tes ini sebaiknya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kami juga mengukur tekanan darah, berat badan, tinggi badan serta lingkar perut untuk menetukan status indeks massa tubuh, apakah tergolong overweight, obesitas, normal, atau kurus,” ujar Andri.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr. Hastuti, MSC menjelaskan bahwa metode pengukuran menggunakan tes Rockport

. “Peserta akan berlari atau berjalan cepat sejauh 1,6 kilometer atau tes jalan enam menit bagi yang mempunyai risiko tinggi penyakit tidak menular,” jelasnya.

“Tingkat kebugaran akan diklasifikasi dengan kategori kurang sekali, kurang, cukup, baik, atau baik sekali. Setelah itu, baru kita bisa memulai latihan olahraga sesuai kategori kebugaran tersebut,” lanjut Hastuti.

Untuk pengukuran kebugaran jasmani mandiri, lanjutnya, aplikasi yang digunakan adalah SIPGAR dari Kemenkes RI, yang dapat diunduh di Playstore pada telepon genggam masing-masing.

Pemeriksaan Kebugaran Jasmani ini juga merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku”.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved