Breaking News:

Berita Bangka Barat

Kunjungi Kejari Bangka Barat, Bawaslu Ingin Partisipasi Perempuan Meningkat dalam Pemilu

Meningkatkan keterlibatan perempuan untuk berpartisipasi dalam Pemilu, Bawaslu Bangka Barat mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Ist/Kejari Bangka Barat).
Kunjungan Bawaslu Bangka Barat ke Kantor Kejari Bangka Barat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meningkatkan keterlibatan perempuan untuk berpartisipasi dalam Pemilu, Bawaslu Bangka Barat mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat. 

Dalam kunjungan tersebut pun diterima langsung oleh Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne didampingi Kasubbagbin Desemanto, dan Jaksa Fungsional Rina Akhad Riyanti. 

Bawaslu Bangka Barat melakukan kunjungan terkait pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi pendidikan politik kaum perempuan dalam penyelesaian sengketa pemilu menuju pemilu cerdas, pemilu berintegritas tahun 2024.

"Ini masuk dalam program Jaksa Peduli Perempuan dan Anak yang memiliki, kepedulian terhadap hak-hak perempuan dalam partisipasi politik. Ini juga dilaksanakan dalam rangka menjunjung tinggi mayoritas keterlibatan perempuan untuk turut serta dalam memberikan hak suara, pada pemilu dan dalam mendukung pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Bangka Barat," ujar Helena Octavianne, Minggu (07/11/2021). 

Kejari Bangka Barat yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu bersama dengan Bawaslu Kabupaten Bangka Barat dan Polres Bangka Barat memiliki peran dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu. 

"Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses Pemilu, dengan harapan agar terhindar dari adanya sengketa dan gugatan pemilu. Serta terhindar dari adanya laporan atau temuan, terhadap perbuatan-perbuatan yang masuk dalam kategori tindak pidana pemilu yang diancam dengan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya. 

Sementara itu Helena Berharap adanya sinergitas dari pihak-pihak terkait terutama dengan Sentra Gakkumdu dan KPU dalam hal pelaksanaan dan Pemilu. 

"Agar sesuai dengan asas Pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sehingga terwujudnya nilai-nilai demokrasi. Lalu Pemilu mendatang dapat meningkat angka partisipasi pemilih terutama pemilih perempuan, sehingga dapat terpenuhinya hak-hak perempuan termasuk dalam partisipasi politik," ucapnya.

(Bangkapos.com/Rilis/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved