Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Dua Hari Berturut Tak Ada Kasus Kematian, Satgas Covid-19 Babel Ingatkan Jangan Abaikan Prokes !

Selama dua hari pada Jumat (5/11/2021) dan Sabtu (6/11/2021), secara berturut-turut tidak ada kasus kematian pasien Covid-19

Penulis: nurhayati | Editor: nurhayati
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Sejumlah masyarakat langsung disarankan untuk vaksin Covid-19 usai terjaring razia operasi KRYD dan Yustisi di sejumlah kafe yang ada di Pangkalpinang, Minggu (24/10/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selama dua hari pada Jumat (5/11/2021) dan Sabtu (6/11/2021), secara berturut-turut tidak ada kasus kematian pasien Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Namun pada Minggu (7/11/2021) ada satu orang yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno, hal tersebut menjadi catatan dan afirmasi bahwa penularan Covid-19 masih terus mengancam. Meskipun kasus kematian akibat Covid-19 selama dua hari ini tidak ada.

Sedangkan  mengenai situasi dan perkembangan terkini penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada hari ini Minggu(7/11/2021) ada 10 orang terkonfirmasi Covid-19, dengan kumulatif 52.086 orang.

Sementara kasus yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 10 orang (kumulatif 50.512). Adapun kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 1 orang (kumulatif 1.449).

Diakui Andi, kesiapsiagaan daerah terutama dalam melakukan tracing, testing, dan treatment yang agresif dan masif dalam merespon kasus Covid-19 merupakan kunci untuk mengendalikan kasus Covid-19. 

"Kenaikan kesembuhan harus terus ditingkatkan hingga mencapai target signifikan sehingga lebih tinggi dari kasus baru dengan terus melakukan tidak hanya peningkatan tracing dan testing dengan penyelidikan epidemiologi (PE) yang lebih serius untuk mengidentifikasi klaster-klaster penularan, namun juga treatment khususnya mengisolasi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke fasilitas isoter dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas agar kesembuhan dapat ditingkatkan dan kematian dapat dicegah serta diminimalisasi," jelas Andi kepada Bangkapos.com, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Sambut HUT ke-21 Bangka Belitung, Harga PCR dan Tes Antigen di Labkesda Turun Lagi, Begini Tarifnya

Baca juga: Ribuan Konten Hoaks Seputar Covid-19 Menyebar, Kominfo Bagikan Cara Identifikasi Kabar Hoax

Sedangkan untuk, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di lembaga pendidikan/sekolah perlu mendapat perhatian serius para pihak pemegang otoritas dan pengambil kebijakan.

Untuk itu penting keberadaan Satgas Covid-19 di sekolah terutama dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah dan memastikan terutama para pendidik serta para peserta didik telah memperoleh vaksin setidaknya dosis 1.

Oleh karena itu ia terus mengingatkan masyarakat jangan abai dan tidak mengindahkan protokol kesehatan serta segera divaksin untuk membangun kekebalan tubuh dari virus.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved