Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sambut HUT ke-21 Bangka Belitung, Harga PCR dan Tes Antigen di Labkesda Turun Lagi, Begini Tarifnya

UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung kembali menurunkan harga pemeriksaan mandiri PCR dan antigen.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/Labkesda
Loket pendaftaran tes PCR di di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung kembali menurunkan harga pemeriksaan mandiri polymerase chain reaction (PCR) dan antigen.

Harga semula tes PCR sebesar Rp300.000 menjadi Rp280.000 sedangkan tes antigen semula sebesar Rp100.000 menjadi Rp80.000.

Kepala UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Sujari mengatakan penurunan harga ini menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 Provinsi Bangka Belitung (Babel).

"Penurunan ini karena dari Laboratorium kesehatan provinsi Babel dalam rangka menyambut ulang tahun Babel, ada penurunan biaya swab rapid antigen dan PCR sebesar Rp20.000," jelas Sujari, Senin (8/11/2021) kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Malam Pertama Pengantin Baru Berujung Duka, Semangat Menggebu Berujung Fatal, Istri Terkulai Lemas

Baca juga: Video Gisel di Atas Karpet Tersebar, Asyik Goyang Bareng Wijin Dengan Baju Tidur Diikat di Perut

Menurutnya kebijakan ini juga guna membantu masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah Bangka Belitung.

"Ini juga meringankan beban biaya dan memudahkan masyarakat saat ingin melengkapi syarat penerbangan," katanya.

Baca juga: Uang Koin Rp 100 Gambar Rumah Gadang Dicari Harganya Bisa Laku Rp 3 Juta Per Keping

Baca juga: Langsung Hubungi Kolektor, Jika Punya Uang Koin Rp100 Rumah Gadang Seperti Ini, Siap Dibeli Rp1 Juta

Dengan adanya penurunan harga tersebut apabila ada peningkatan jumlah sampel yang akan diperiksa, maka diharapkan tidak terjadi kerumunan di lapangan.

"Kami mampu sehari lakukan pemeriksaan hingga 350 sampel, sekarang sampel tracking dari kabupaten atau kota juga sudah mulai sedikit. Kami mengimbau agar masyarakat yang mengantri tetap menerapkan protokol kesehatan," pesan Sujari.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved