Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Pangkalpinang Turun Level 2, Beberapa Kegiatan Dilonggarkan

Kota Pangkalpinang kini turun Level 2, hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 58 tahun 2021 tentang PPK

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kota Pangkalpinang kini turun menjadi Level 2. Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 58 tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Luar Jawa Bali.

Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 22 November nanti.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi menyebut, setelah turun level menjadi level 2 ini memang akan ada sedikit kelonggaran dibeberapa kegaiatan masyarakat.

Kata Dedi, secara umum, dengan ketentuan PPKM Level 2 kali ini, banyak kegiatan yang dilonggarkan.

Misalnya, kegiatan pada sektor non-esensial yang sebelumnya di PPKM level 3 beroperasi dengan kapasitas 25 persen, sekarang bisa beroperasi dengan kapasitas 50 persen, kegiatan pada sektor esensial yang sebelumnya 50 persen, sekarang sudah naik menjadi 75 persen, dan kegiatan di hypermarket, pasar rakyat dan tempat peribadatan dari sebelumnya, 50 persen menjadi 75 persen.

"Dengan level 2 ini secara umum Pangkalpinanh sudah masuk zona kuning, tapi kalau zona perKecamatan nanti beda lagi. Intinya sedikit kita berikan kelonggaran untuk masyarakat buka untuk bebas ya protokol covid-19 harus tetap kita jalankan," kata Dedi kepada Bangkapos.com, Selasa (9/11/2021).

Selain itu, Dedi menuturkan untuk tempat hiburan dan bermain anak di mal atau pusat perbelanjaan juga bisokop sudah dibuka dan anak-akan umur di bawah 12 tahun bisa bermain di situ dengan pendampingan orang tua.

"Anak-anak usia di bawah 12 tahun juga sudah diizinkan untuk masuk bioskop dan tempat wisata," bebernya.

Kemudian untuk caffe dan restoran Dedi menyebut memang masih dibatasi hingga pukul 22:00 WIB, hanya saja diberikan kelonggaran.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, pihaknya hingga kini terus melakukan percepatan vaksinasi juga untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang diperkirakan secara Nasional menyambut akhir tahun ini akan meningkat.

"Kita sampai sekarang terus kejar vaksinasi sampai akhir November 100 persen, ini juga untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang dieprkirakan akan ada naik nanti akhir tahun. Kita tidak ingin lagi ada kenaikan kasus jadi proses vaksinasi memang harus kita kebut sejak sekarang," jelas Hakim.

Diakui Hakim, saat ini memang tinggal tersisa orang-orang yang enggan divaksin, sehingga membutuhkan waktunyang ekstra agar dapat ikut vaksinasi.

"Kan yang mau-mau vaksin sudah selesai semua, saat ini tinggal sisa yang tidak mau vaksin, jadi kita butuh kerja ekstra untuk membujuk orang-orang ini agar mau divaksin. Makanya kita galakan vaksin sampai ketingkat RT hingga door to door," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved