Breaking News:

Erzaldi Rosman

Pelabuhan di Bangka Belitung Belum Representatif, Kapal Besar Tak Dapat Bersandar

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, belum memiliki pelabuhan representatif untuk melakukan ekspor-impor saat ini.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tanjungpandan, Kamis (4/11/21). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, belum memiliki pelabuhan representatif untuk melakukan ekspor-impor saat ini.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengakui dengan belum representatifnya pelabuhan di Babel berpengaruh pada harga barang pokok di Bangka Belitung.

"Karena ketersedian pelabuhan yang representarif berpengaruh dengan arus barang masuk dan keluar. Karena sukses distribusi logistik impor-ekspor kita karena pelabuhan yang representatif. Artinya, apabila kapal besar dapat masuk harga barang pokok lebih murah," jelas Erzaldi kepada Bangkapos.com, Selasa (9/11/2021).

Menurutnya,  dengan adanya pelabuhan yang representatif, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung kedepanya.

"Apabila kita semakin efesien menerima kapal lebih besar, semakin harga kebutuhan pokok lebih murah. Karena biaya ekspor akan murah sehingga daya saing lebih tinggi," katanya. 

Selain itu, Erzaldi menegaskan pemprov saat ini terus mendorong untuk adanya hilarisasi dilakukan dari berbagai sektor pertanian, perikanan dan pertambangan.

"Ketika kita mulai melakukan hilarisasi diadakan. Karena ini perlu, tidak ada pilihan untuk meningkatkan ekonomi dan memberi nilai tambah. Hilarisasi sudah keharusan dilakukan untuk segala sektor, pertanian perikanan dan pertambangan," lanjutnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung, Zanuari Anizar, mengatakan, persoalan pelabuhan di Bangka Belitung yaitu pada pendangkalan alur. Sehingga kapal  berkapasitas gross ton tinggi tak dapat bersandar.

"Yang pertama itu faktor pendangkalan, jadi kapal besar tidak dapat masuk. Kemudian kemampuan kapasitas pelabuhan, dermaga tidak cukup kuat menampung kapal yang disandari kapal besar," kata Zanuari, di dampingi Kabid Angkutan Pelayaran, Nadirsyah.

Dia menambahkan, pelabuhan yang dangkal di Bangka Belitung, seperti pelabuhan di Tanjungpadan Belitung, Pangkalbalam Pangkalpinang, Pelabuhan Sadai dan pelabuhan lainya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved