Breaking News:

Video

Rambah Hutan Lindung Tanjung Ratu, Empat TI Sebu Diamankan Sat Reskrim Polres Bangka 

4 unit mesin tambang timah jenis sebu atau tungau diamankan karena membandel beroperasi di kawasan masuk hutan lindung di kawasan Lintas Timur

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat unit mesin tambang timah jenis sebu atau tungau diamankan karena membandel beroperasi di kawasan masuk hutan lindung di kawasan Lintas Timur Dusun Tanjung Ratu Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Razia digelar oleh Sat Reskrim Polres Bangka dipimpin langsung oleh Kasat AKP Ayu Kusuma Ningrum Senin (8/11/2021). Sempat terjadi perdebatan antara penambang dengan petugas di lokasi.

Razia penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung di Dusun Tanjung Ratu tersebut merupakan tindak lanjut upaya yang telah dilakukan sebelumnya.

Penambang telah diperingatkan untuk tidak menambang di kawasan tersebut.

Namun didapati informasi masih ada yang beraktifitas. Dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Ayu Kusuma Ningrum anggota Sat Reskrim Polres Bangka bergerak kelokasi Senin (8/11/2021).

Saat tiba dilokasi ada 16 unit TI Sebu yang dalam keadaan tidak beroperasi rencana akan dibongkar pemiliknya. Selain itu ada 4 unit Ti sebu yang kedapatan sedang beraktifitas mencari pasir timah.

Selanjutnya 4 unit Ti sebu tersebut dibongkar dan diamankan. 5 orang pekerja TI sebu yang kedapatan sedang beroperasi ikut diamankan.

Selain Itu ditemukan 1 karung berisi sekitar 30 kg pasir timah, 1 unit timbangan duduk di pos yang dibuat pengumpul pasir timah hasil tambang dilokasi. Ikut diamankan 2 orang pengurus yang ikut membantu menimbang hasil tambang dilokasi.

Berdasarkan keterangan para panembang dilokasi tersebut  bahwa penambangan di lokasi tersebut sudah beroperasi selama 4 hari.

Setiap hasil dari penambang dibeli di pos yang dijaga pengurus sebesar Rp 160.000 setiap kilogramnya. Penambang dilarang pengurus membawa ataupun menjual keluar dari pos pengurus.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved