Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Tarif PCR dan Antigen di Labkesda Dinkes Bangka Belitung Turun, PCR Rp 280 Ribu, Antigen Rp 80 Ribu

UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung kembali menurunkan harga pemeriksaan mandiri PCR dan antigen.

Penulis: Rusaidah CC | Editor: fitriadi
Istimewa
Sujari Kepala UPTD Balai Labkesda Dinas Kesehatan Bangka Belitung. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung kembali menurunkan harga pemeriksaan mandiri PCR dan antigen.

Tarif harga semula tes PCR sebesar Rp300 ribu menjadi Rp280 ribu, sedangkan tes antigen semula sebesar Rp100 ribu menjadi Rp80 ribu.

Kepala UPTD Balai Labkesda Dinas Kesehatan Bangka Belitung Sujari mengatakan, penurunan harga ini menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-21 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Penurunan ini karena dari Laboratorium Kesehatan Provinsi Babel menyambut ulang tahun Babel, ada penurunan biaya swab rapid antigen dan PCR sebesar Rp20 ribu," ujar Sujari, Senin (8/11).

Lebih lanjut, hal ini juga guna membantu masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah Bangka Belitung.

"Ini juga meringankan beban biaya dan memudahkan masyarakat saat ingin melengkapi syarat penerbangan," katanya.

Baca juga: Buaya Penyerangnya Belum Berhasil Ditangkap, Ketua DPRD Bangka Iskandar Sidi Cari Pawang Baru

Baca juga: Update Kasus Pengantin Baru Toboali Tewas di Tangan Suami, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

Dengan adanya penurunan harga tersebut apabila ada peningkatan jumlah sampel yang akan diperiksa, maka diharapkan tidak terjadi kerumunan di lapangan.

"Kami mampu sehari melakukan pemeriksaan hingga 350 sampel, sekarang sampel tracking dari kabupaten atau kota juga sudah mulai sedikit. Kami mengimbau agar masyarakat yang mengantre tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Pulihkan Ekonomi

Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi berharap percepatan vaksinasi terus dilakukan.

"Kami sangat mendukung program vaksinasi ini, mungkin dosis pertama saar ini sudah tercapai 60 persen sekian, mari kita dorong sleuruh stakeholder untuk menargetkan ini," ujar Herman.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar seluruh masyarakat ikut serta untuk saling mengingatkan keluarga atau kerabat terdekat agar mau divaksinasi.

"Dengan demikian, saya yakin segala sesuatu yang menghambat dan PPKM bisa ke level satu agar seluruh kegiatan bisa digelar seperti sedia kala," katanya.

Untuk melawan Covid-9, selain vaksinasi, tak lupa protokol kesehatan harus terus digencarkan.

"Vaksinasi ini sangat penting, mari divaksin, dua cara untuk menghilangkan Covid-19, yakni prokes dan vaksin. Karena vaksinasi ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita," katanya.

Selain keuntungan dari segi kesehatan, percepatan vaksinasi ini dapat mendorong pemulihan ekonomi.

"Karena saat ini banyak pengaturan, kegiatan dibatasi, ketika level menurun, banyaknya orang yang telah divaksin maka akan berimbas kepada perekonomian daerah kita," katanya. ( Bangka Pos/s2)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved