Breaking News:

Akses dan Antrean BBM Kerap Dikeluhkan, Ombudsman Babel Upayakan Cari Solusi

Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar diskusi tematik terkait pelayanan BBM Bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar diskusi tematik terkait pelayanan BBM Bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertepat di Hotel Fox Harris Pangkalpinang, Rabu (10/11/2021).

Hal ini guna untuk mencari solusi dan saran dalam menyelesaikan masalah yang kerap terjadi terkait penyaluran BBM.

Hadir dalam kesempatan ini sebagai narasumber meliputi Komite BPH Migas, Abdul Halim, Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Bangka Belitung (Hiswana Migas), Suhendra dan Asisten Madya Plt Kepala Keasistenan Utama V Ombudsman Republik Indonesia, Irma syarifah.

"Kegiatan diskusi ini merupakan upaya pengawasan kami dalam penyaluran BBM bersubsidi di Babel," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy.

Sebelumnya mengenai ini pihaknya sudah pernah melakukan diskusi dengan pihak terkait terutama dari sektor pemerintah dan Pertamina.

"Kita mengakui memang ada beberapa persoalan mengenai ini tetapi kami ingin menjadi pihak yang memfasilitasi hingga mediasi bagaimana menemukan saran dan solusi yang baik dalam memperbaiki permasalahan ini. Tentunya ini butuh proses agar penyaluran BBM yang diterima sesuai sasaran," katanya.

Pada tahun 2021, Ombudsman Babel
mencatat ada dua laporan terkait BBM subsidi.

"Kami menganggap isu ini memiliki urgensi yang besar karena berpengaruh atas hajat hidup orang banyak. Keluhan biasa terkait akses dan antrian BBM subsidi, di dalam proses penyelesaian kami harus bersinergi dengan banyak pihak," katanya

Pihaknya mendorong ada perbaikan tata kelola, dengan memanfaatkan call center atau pengawasan yang ada.

"Selain itu dengan adanya instrumen seperti fuel card sebagai kartu pengendali diharapkan juga ada perbaikan dalam pelaksanaan, memang ditujukan untuk distribusi dengan baik maka diharapkan optimal pelaksanaannya," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved