Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Polemik Molen-Sopian Kian Panjang, Malu pada Masyarakat yang Setiap Hari Menyaksikan Drama Ini!

Rio Setiady meminta, para pemimpin daerah di Kota Pangkalpinang yang tengah berseteru untuk malu kepada masyarakat.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Dok/Bangkapos.com
Wakil Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rio Setiady meminta, para pemimpin daerah di Kota Pangkalpinang yang tengah berseteru untuk malu pada masyarakat.

Menurutnya, perseteruan tersebut hanya dipicu oleh masalah sepele perihal komunikasi antara para pemimpin di Pangkalpinang yang tak lancar.

Seperti yang diketahui perseteruan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil dan M Sopian masih terus berlanjut sampai sekarang.

"Fokuslah bekerja, tidak perlu memperbesar masalah kecil, malu kita kepada masyarakat yang setiap hari menyaksikan drama ini, seolah olah besar sekali masalah kita sehingga harus menyita perhatian publik, padahal hanya masalah komunikasi antara dua orang," sesal Rio kepada Bangkapos.com, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Tak Biasa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Duduk Bersanding, Bersalaman dan Pelukan

Baca juga: Viral Status Wawako Pangkalpinang Ngaku Tak Dianggap, Wali Kota Sebut Wawako Sedang Galau Saja

Rio menilai, setelah keduanya dipertemukan saat rapat Paripurna di DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (8/11/2021) kemarin dan melakukan jabat tangan sampai saling bermaaf-maafan permasalahan tersebut telah usai.

Namun faktanya permasalahan itu masih terus berlanjut, Selasa (9/11/2021) kemarin M Sopian melayangkan surat permohonan audiensi dengan Komisi 1 DPRD Kota Pangkalpinang tanpa kop dan stempel.

Surat tersebut dilayangkan untuk meminta kejelasan pelaksana tugas antara Wali Kota dan Wakil Walikota Pangkalpinang.

"Kami mengamati dan mengikuti polemik antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota terkait pembagian kerja yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Kemarin kami melihat di sosial media surat dari Wakil Wali Kota permohonan untuk audiensi bersama dengan komisi satu DPRD.

Sebetulnya kami anggap sudah selesai dengan pertemuan kemarin di paripurna, dengan jabat tangan kemarin kami anggap selesai," sebut Politisi PKS ini.

Rio menganggap, surat yang dilayangkan Sopian juga tak relevan.

Pasalnya, permasalahan itu bukan merupakan permasalahan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang, akan tetapi hanya masalah komunikasi saja antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah.

"Permasalahan antar pribadi dengan pribadi tentu tidak elok jika harus melibatkan pihak lain seperti anggota DPRD, masyarakat, dan institusi lainnya," bebernya.

Baca juga: Minta Audiensi ke DPRD, Wawako  Layangkan Surat Tanpa Kop dan Stempel 

Di sisi lain, sambung Rio, dia berpendapat sejauh ini tidak ada undang-undang ataupun peraturan daerah yang dilanggar oleh kepala daerah, terkait dengan polemik yang diributkan oleh M Sopian.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved