Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Molen Hujan-hujanan Cek Gedung Sekolah Ditimpa Pohon Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (9/11/2021) siang.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (9/11/2021) siang.

Akibatnya sejumlah wilayah di ibu kota Provinsi Bangka Belitung ini tergenang banjir hingga selutut orang dewasa seperti di Kelurahan Bukit Tani, Kelurahan Bintang, Gedung Nasional dan Selindung Baru.

Sementara itu dua bangunan SD Negeri 64 Pangkalpinang mengalami kerusakan ringan di bagian atap akibat tertimpa pohon yang tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Mendapat kabar tersebut, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil langsung gerak cepat meninjau sejumlah lokasi yang terdampak banjir maupun pohon tumbang tersebut.

Molen hujan-hujanan saat mengecek gedung sekolah yang rusak ditimpa pohon tumbang.

Wali Kota juga mengecek saluran air yang meluap di lingkungan perumahan warga.

Molen sapaan akrab Maulan mengatakan, setelah meninjau beberapa titik lokasi memang ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan pihaknya, terutama masalah banjir ketika hujan lebat.

Baca juga: Molen Akui Banjir Masih Jadi PR Besar Pemkot Pangkalpinang  

Baca juga: Kapolres AKBP Widi Haryawan akan Tertibkan Tambang Penyebab Banjir di Kabupaten Bangka

Baca juga: Spesialis Curat Didor Polisi, Pelaku Beraksi di 21 Lokasi Kota Pangkalpinang dan Bangka

Maka dari itu pihaknya akan segera mengebut proses pembuatan kolam retensi, revitalisasi gorong-gorong hingga pembelian mesin pompa air untuk menyedot genangan air yang terjadi di tujuh titik wilayah yang ada di Pangkalpinang.

Perihal masalah banjir dirinya tidak dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mudah, semua akan pihaknya kerjakan secara bertahap. Dimana diketahui ada tujuh titik yang menjadi kawasan langganan banjir di Pangkalpinang.

Terlebih dalam sisa masa jabatannya yang tinggal dua tahun lagi menjadi wali kota dirasa tidak akan cukup untuk mengatasi banjir, setidaknya butuh lima tahun lagi untuk benar-benar bisa mengatasi permasalahan itu. (Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved