Breaking News:

Tingkatkan Kualifikasi Guru, LPIT Al Mansyur Gelar Sertifikasi Membaca Al Qur’an Metode UMMI

Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Mansyur menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Membaca Alquran Metode UMMI semua guru pengajar.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Istimewa
Saat Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Mansyur menyelengarakan kegiatan Sertifikasi Membaca Al Quran Metode UMMI semua guru pengajar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Mansyur yang menaungi empat lembaga sekolah yaitu Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) ini menyelengarakan kegiatan Sertifikasi Membaca Al Quran Metode UMMI semua guru pengajar.  

Tema kegiatan Terdepan membangun generasi Qurani untuk masa depan ini, pelatihan persiapan sertifikasi telah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2021 dengan menghadirkan Trainer Tahsin dari UMMI Foundation.

Kegiatan pelatihan ini telah berhasil mendapatkan 10 orang guru yang layak untuk disertifikasi.

Ada banyak metode membaca Al Qur’an seperti Iqro’, Qiro’ati, Jibril, Ummi dan Baq-hdadi.  Masing-masing metode membaca Al Qur’an memiliki keunggulan. 

Ketua Yayasan Al Mansyur Bangka Belitung Ustaz Ali Muttakin, S.Pd.I menyampaikan bahwa metode UMMI ini sudah banyak digunakan di berbagai pesantren dan sekolah.

Metode UMMI ini memiliki keunggulan terutama karena sistem metode membaca Al Qur’an ini berbasis mutu, dan memiliki kontrol yang ketat. 

"Dengan adanya kegiatan ini guru di Al Mansyur diharapkan memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengajarkan Al Qur’an kepada siswa. Cara pengajarannya juga dilakukan dengan ahsan atau baik," ujar Ustaz Ali dalam rilis, Jumat (12/11/2021).

 Rangkaian kegiatan sertifikasi akan dilaksanakan selama 5 hari yaitu mulai tanggal 11-15 November 2021 dan sebanyak 26 orang guru dan staf dilibatkan dalam kegiatan sertifikasi ini. 

Rangkaian panjang yang dilakukan oleh para guru adalah pendalaman tentang visi dan misi metode Ummi, standarisasi metodologi Ummi, metodologi Ummi Jilid 1 sampai 6, metodologi tadarus, metodologi Ummi ghorib, metodologi Ummi tajwid, Micro Teaching, dan sampai pada Class Room Management.

 Selain melakukan sertifikasi terhadap guru, dilakukan kegiatan pemetaan kemampuan membaca Al Qur’an dari siswa TKIT, SDIT dan TPA Al Mansyur. 

Kegiatan pemetaan kemampuan membaca Al Qur’an dari seluruh siswa ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 November 2021 secara bertahap. 

"Pemetaan terhadap siswa ini bertujuan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan level (kemampuan). Guru akan lebih mudah dalam mengajar membaca Al Qur’an karena siswa sudah dikelompokkan berdasarkan level," katanya.

Orang tua siswa di bawah naungan LPIT Al Mansyur juga akan diundang untuk mendapatkan sosialisasi Metode UMMI dalam membaca Al Qur’an pada tanggal 13 November 2021.

Trainer yang dihadirkan di Aula SDIT Al Mansyur adalah Ustaz Dany Gazy Lc, alumni dari Universitas LIPIA JAKARTA Cabang Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa'ud Riyadh.

Dia juga beraktivitas sebagai Trainer ummi foundation dan juga sebagai mudir ma'had Ibnu Mas'ud Tanggerang. Selama ini dia telah keliling Indonesia untuk memberikan pelatihan membaca Al Qur’an dengan metode UMMI dan sekaligus memberikan sertifikasi.

Direktur LPIT Al Mansyur Dr Eries Dyah Mustikarini, SP, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan awal, kedepannya dengan semakin banyaknya guru yang tersertifikasi akan terus dikembangkan. 

"Selain memiliki kemampuan didalam yaitu mendidik siswa membaca Al Qur’an dengan baik, para guru juga mampu mengamalkan ilmunya pada masyarakat. 

Guru-guru di lembaga ini terus akan dibinan untuk menjadi Trainer Tahsin Metode Ummi, sehingga di Propinsi Kepualuan Bangka Belitung dapat mendirikan koordinator daerah dari UMMI foundation," kata Eries. ( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved