Breaking News:

Berita Kriminal

Usai Membunuh, Desi Kabur ke Kayu Agung, Polisi Tangkap Dua Tersangka  

Polres Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap dua orang diduga pelaku pembunuh di Tempat Hiburan Malam (THM) Kawasan Parit 9, Toboali, Bangka Selat

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Desi alias Kesi (35) Warga Jalan Damai Kecamatan Toboali, saat diinterogasi oleh Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Albert Danil Tampubolon, di Konferensi Pers di Polres Bangka Selatan, Jumat (12/11/2021) (Bangkapos.com/Yuranda). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polres Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap dua orang diduga pelaku pembunuh di Tempat Hiburan Malam (THM) Kawasan Parit 9, Toboali, Bangka Selatan, Selasa (26/10/2021) lalu.

Kedua tersangka yakni, Remondo alias Mondo (23) dan Desi alias Kesi (35) keduanya merupakan Warga Jalan Damai Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

Mereka ditangkap di lokasi berbeda, yang pertama diamankan Desi alias Kesi (35) ditangkap di kediaman kerabatnya di Jalan Lintas Timur, Cinta Raja, Kayu Agung, OKI, Sumatera Selatan, pada Rabu (10/11/2021) sekitar Pukul 20.00 WIB.

Sedangkan, Remondo alias Mondo (23) diamankan saat berada di Pelabuhan Sukadamai, saat menunggu speed boat untuk berangkat ke Organ Komering Ilir (OKI), pada Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kedua tersangka dihadirkan saat konferensi pers, Jumat (12/11/2021) yang dipimpin oleh Wakapolres Bangka Selatan Kompol Erwan Yudha didampingi Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Albert Danil Tampubolon dan KBO Reskrim, Ipda M Syah, saat konferensi.

Kata Erwan, Kedua pelaku yang diamankan diduga merupakan pelaku utama terhadap kasus penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat hiburan malam (THM) di Parit 9, Toboali, Bangka Selatan, Selasa (26/10/2021) lalu.

Dua pelaku saat itu menyerang, dua pemuda yakni Nana Suryana alias Yana (37) dan Rusdi (29) warga Yos Sudarso, Ketapang, Toboali, Bangka Selatan, saat berkunjung ke THM tersebut.

"Motif pelaku melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban R meninggal dunia, dan Y luka serius, lantaran terpengaruhi minuman beralkohol di sana dan ketersinggungan. Saat ini kami akan melakukan penyidikan lebih mendalam," kata Kompol Erwan Yudha.

Katanya, pelaku pertama diamankan di OKI, Sumatera Selatan, dan berkoordinasi dengan Jatanras Polda Sumsel, karena berdasarkan informasi pelaku Desi alias Kesi ini berada di sana.

Setelah melakukan penyelidikan Tim Gabungan berhasil mengamankan diduga pelaku yang bersembunyi di kediaman kerabatnya di OKI. Saat penangkapan pelaku berusaha melawan sehingga diberikan tindakan tergas terukur.

"Iya pelaku berusaha melawan petugas sehingga kami berikan tindakan tergas di dua betis kakinya, dan langsung kami bawa ke Mapolres Bangka Selatan guna penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.

Lebih lanjut, Erwan Yudha mengatakan, setelah melakukan pengembangan lebih lanjut terdapat diduga pelaku Desi alias Kesi ini. Petugas mendapatkan informasi keberadaan Remondo alias Mondo.

Selanjutnya, Tim Jatanras Polres Bangka Selatan melakukan pengembangan, dan mendapatkan informasi bahwa Mondo berada di pelabuhan Sukadamai, dan bergerak ke arah OKI, Sumatera Selatan menggunakan speed boat.

"Setelah mendapat informasi tersebut, anggota langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan terhadap Mondo, di kawasan perairan Sukadamai," jelasnya.

Atas perbuatan keduanya, diancam Pasal 170 Ayat 2 dan 3 KUHP, kurungan penjara maksimal 12 tahun penjara. Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Rumah Tahanan Polres Bangka Selatan.(Bangkapos.com/Yuranda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved