Breaking News:

Berita Belitung

Program E-Kinerja ASN di Pemkab Belitung Timur Didukung Ketua Komisi III DPRD

Program e-Kinerja untuk aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Provinsi Bangka Belitung (Babel)

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/DPD Golkar Babel
Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Jafri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program e-Kinerja untuk aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang diresmikan Bupati Belitung Timur, Burhanudin didampingi Sekda Ikhwan Fakhrozi pada Selasa (9/11/2021) lalu, mendapat respon positif dari anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Jafri.

Ia mendukung penerapan E-Kinerja bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim.

"Saya pikir ini terobosan baru di Kabupaten Belitung Timur yang sudah menerapkan sistem E-Kinerja bagi ASN. Untuk itu kami dari Fraksi Golkar mendukung penuh sistem ini diterapkan sebagai bentuk tanggung jawab mengabdi kepada rakyat dan negara sebagai seorang ASN," jelas Jafri dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (12/11/2021).

Japri menilai, kebijakan yang diambil Bupati Belitung Timur ini sebagai wujud transformasi guna meningkatkan kinerja ASN agar lebih baik dan memiliki efek nyata kepada pelayanan terhadap masyarakat. 

"Hasilnya memang terlihat. Seluruh pegawai berlomba-lomba untuk menunjukkan kinerja terbaik. Saya pikir ini iklim kompetitif dalam pelayanan kepada masyarakat yang sangat baik," bebernya.

Menurut Jafri, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Beltim ini, selama ini ASN sering terjebak dalam pola bekerja di zona nyaman yang belum maksimal, sehingga dengan sistem E-Kinerja ini, memaksa setiap ASN harus bekerja sesuai tupoksinya dan lebih optimal lagi.

Diakui Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Belitung Timur ini, program serupa sudah diterapkan di daerah lain, seperti halnya hasil kunjungan kerja anggota dewan saat itu ke Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Program ini memiliki ketegasan, karena sistem yang berlaku berefek pada tunjangan yang diterima pegawai.

"Sehingga yang bekerja secara optimal akan berbeda hasil tunjangannya dengan pegawai yang bekerja seadanya," kata Japri. (Bangkapos.com/Rilis/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved