Breaking News:

Hijaukan Lahan Eks Tambang di Bangka Belitung, Gubernur Didukung Komisaris Utama Inalum

Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Doni Monardo mendukung penuh keinginan Gubernur Babel.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Kedatangan Doni Monardo di Babel disambut langsung oleh Gubernur Erzaldi dan Direktur Utama PT Timah Mochtar Riza Pahlevi di Ruang VIP Bandara Depati Amir, Sabtu, (13/11). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Doni Monardo mendukung penuh keinginan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman untuk mendorong PT Timah dalam mereklamasi lahan bekas tambang timah untuk dijadikan area produktif yang bermanfaat bagi masyarakat Babel.

Hal itu disampaikan Doni Monardo sesampainya di Babel, yang disambut langsung oleh Gubernur Erzaldi dan Direktur Utama PT Timah Mochtar Riza Pahlevi di Ruang VIP Bandara Depati Amir, Sabtu, (13/11).

"Saya senang sekali pak gubernur punya komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mendorong reklamasi lahan eks tambang," ungkapnya.

Erzaldi  mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini sudah mulai memanfaatkan lahan bekas tambang untuk dijadikan lahan produktif sebagai upaya merehabilitasi lahan yang rusak akibat aktivitas pertambangan.

Dengan demikian, komitmen itu menunjukkan semangat Pemprov Babel untuk melestarikan dan memperindah Babel.

Caranya? dengan reklamasi lahan eks tambang untuk dijadikan lahan produktif sehingga dapat meningkatkan perekomian masyarakat.

"Berbagai inovasi telah kami lakukan dilahan eks tambang, tentunya melibatkan masyarakat dalam proses reklamasi sehingga masyarakat mendapat manfaat," ungkap Erzaldi.

Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Doni Monardo sangat prihatin dengan kondisi wilayah Bangka Belitung saat ia melihatnya dari pesawat.

Beberapa wilayah memperlihatkan kupasan permukaan bumi yang luar biasa. Maka, sudah menjadi kewajiban PT Timah untuk melakukan reklamasi atas lahan bekas tambang timah.

"Terkait pemulihan ekosistem, PT Timah harus menginformasikannya kepada publik melalui website maupun media. Sehingga, publik tahu apa yang telah PT Timah perbuat untuk mereklamasi lingkungan akibat aktivitas pertambangan tersebut," ungkap Doni.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved