Breaking News:

Lahan Bekas Tambang Timah di Bangka Belitung Bisa Dimanfaatkan untuk Agrobisnis

Pemanfaatan lahan bekas tambang timah saat ini menjadi fokus pemerintah. Hal ini berkaitan dengan kelangsungan hidup masyarakat Pulau Bangka.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Lahan Bekas Tambang Timah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemanfaatan lahan bekas tambang timah saat ini menjadi fokus pemerintah.

Hal ini berkaitan dengan kelangsungan hidup masyarakat Pulau Bangka dan Belitung.

Untuk itu, Gubernur Bangka BelitungErzaldi Rosman, bersama Direktur Utama (Dirut) PT Timah Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengajak Komisaris Utama (Komut) PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Doni Monardo, beserta rombongan melakukan reboisasi penanaman kembali jambu mete, dan tanaman bakau di sekitar lahan bekas tambang timah.

“Dulunya lahan ini lautan, tapi karena banyak pasir bekas galian timah yang dibawa ke darat, jadilah lahan rawa seperti ini,” ungkap gubernur kepada Doni Monardo.

Aktivitas tambang timah sering kali merusak lahan.

Fungsi lahan menjadi terganggu karena lahan yang terus-menerus dikeruk untuk diambil kandungan timahnya, sehingga tak jarang tanah di Pulau Bangka dan Belitung menjadi berlubang menganga.

Tidak hanya di darat, aktivitas tambang timah di lautan juga digarap. Akibatnya, ekosistem laut menjadi terancam.

“Saya lihat dari pesawat juga pulau ini (Bangka) berlubang-lubang,” ungkap Komisaris Utama PT Inalum Doni Monardo.

Pada saat yang sama, Gubernur Erzaldi dan Mochtar Riza juga mengajak Komut PT Inalum Doni Monardo beserta rombongan untuk mengunjungi Kampoeng Reklamasi Bangka yang merupakan wisata agro dan pusat perlindungan satwa, Sabtu (13/11/2021).

Wilayah ini dimanfaatkan untuk memelihara ekosistem darat dan satwa di atas lahan bekas tambang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved