Breaking News:

Liga Italia

Mohamed Ihattaren Memberontak Karena Dipinjamkan Juventus ke Sampdoria, Begini Akhirnya

Mohamed Ihattaren Memberontak Karena Dipinjamkan Juventus ke Sampdoria, Begini Akhirnya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Instagram
Mohamed Amine Ihattaren 

BANGKAPOS.COM -- Mohamed Ihattaren dilaporkan telah meninggalkan agen Mino Raiola dan bekerja dengan pelatih pribadi, tetapi pemutusan kontraknya dengan Juventus tampaknya mungkin terjadi setelah ia masa peminjamannya di Sampdoria selesai.

Bakat berusia 19 tahun itu didatangkan dari PSV Eindhoven pada hari batas waktu transfer seharga €1,9 juta plus bonus dan langsung dipinjamkan ke Sampdoria.

Namun, setelah beberapa sesi latihan, Ihattaren meminta izin untuk kembali ke Belanda karena masalah pribadi dan sejak itu tidak terlihat lagi.

Ada berbagai macam rumor, mulai dari ide dia pergi AWOL hingga siap untuk meninggalkan karir sepakbolanya sepenuhnya.

Baca juga: Gisella Anastasia Demi Wijin Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

Baca juga: Terbongkar Rahasia 50 Tahun lalu, Kenapa Rhoma Irama Tak Menikahi Elvy Sukaesih, Ini Alasannya

Baca juga: Usai Akad Nikah, Pengantin Wanita Ini Tak Berdaya Diseret ke Kamar Oleh Keluarga Pengantin Pria

Sekarang Voetbal International di Belanda mengklaim Ihattaren telah meninggalkan agen Raiola dan bergabung dengan Ali Dursun, yang sudah mewakili Frenkie de Jong dan Donny van de Beek.

Setelah meninggalkan kesepakatan pinjaman di Sampdoria, semakin besar kemungkinan Juventus akan mencoba untuk mengakhiri kontrak mereka dengan pemain dengan persetujuan bersama juga.

Sementara itu, Ihattaren tampaknya menargetkan kelanjutan karirnya dan menyewa pelatih pribadi untuk membuatnya bugar di Utrecht.

Mohamed Ihattaren, adalah bakat Maroko berusia 19 tahun berkebangsaan Belanda dan bermain untuk PSV Eindhoven.

Pada tahun 2019 ia dimasukkan oleh UEFA dalam peringkat 50 anak muda paling menjanjikan di Eropa.

Ia sering dibandingkan dengan Depay untuk karakteristik teknisnya yang memungkinkan dia untuk bertindak di seluruh lini ofensif, berkat teknik yang unggul, kecepatan yang luar biasa, dan fisik yang penting (183 sentimeter kali 76 kilogram).  (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved