Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Covid-19, Empat Daerah di Babel Berpotensi Alami Lonjakan Kasus Gelombang Ketiga  

ejumlah daerah di Indonesia menunjukkan adanya tren kenaikan kasus Covid-19. Sehingga antisipasi perlu dilakukan pemerintah terutama menjelang Perayaa

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah daerah di Indonesia menunjukkan adanya tren kenaikan kasus Covid-19. Sehingga antisipasi perlu dilakukan pemerintah terutama menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, memprediksi bakal terjadi lonjakan Kasus Covid-19 pada Januari-Februari 2022 mendatang.

Ia menyebutkan dari total tujuh kabupaten/kota yang ada di Babel beberapa daerah bakal mengalami peningkatan.

Empat daerah yang berpotensi mengalami lonjakan kasus pada gelombang ketiga yaitu, Kabupaten Bangka Barat, Belitung Timur, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang.

"Untuk gelombang tiga, kita prediksi Januari-Februari tahun depan, khususnya di empat daerah itu. Karena itu mobilitasnya tinggi dan memiliki pintu keluar masuk karena ada bandara dan pelabuhan," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Senin (15/11/2021) di tempat kerjanya.

Mikron, mengatakan lonjakan gelombang ketiga tersebut, karena tingginya mobilitas manusia, karena merupakan pintu masuk dan padatnya jumlah penduduk.

"Daerah ini mobilitasnya tinggi, karena ada dua Bandara dan satu pelabuhan sebagai pintu masuk dan keluar, sehingga berpotensi akan mengalami lonjakan," terangnya.

Dia menyebutkan, yang masih menjadi peu menjadi perhatian yakni untuk Kabupaten Bangka Selatan, memiliki potensi lonjakan diakibatkan masih rendahnya penerapan Prokes Covid-19 dan vaksinasi.

"Di Babel capaian vaksinasi terendah ada di Bangka Selatan, begitu pula prokesnya, makanya kabupaten ini, juga berpotensi alami lonjakan pada gelombang ketiga," katanya.

Mikron, mengaku lonjakan gelombang ketiga Covid-19 Babel bukan saat Natal dan tahun baru, melainkan setelah itu, yakni di bulan Januari dan Februari.

"Saat Nataru kemungkinan Jawa dahulu melonjak baru ke Sumatera, setelah itu baru kita prediksi daerah kita. Untuk mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga tersebut, kita meminta masyarakat mengurangi mobilitas dan terus patuhi Prokes Covid-19," mintanya. 

Sementara untuk tambahan kasus Covid-19 berdasarjan data Satgas Covid-19 Babel,  pada, Senin (15/11/2021) hari ini, kasus aktif hanya bertambah 1 kasus positif Covid-19, dengan jumlah kasus sembuh 4 kasus dan meninggal dunia 0 kasus.

Kemudian untuk total kasus di Babel, positif Covid-19 telah mencapai 52.138 kasus, sembuh 50.606 kasus, meninggal dunia 1.451 kasus, isolasi 81 kasus. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved