Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gerak-gerik Pengendara di Pangkalpinang Dipantau Kamera, Kaca Mobil Gelap 80 Persen Bisa Tembus

Para pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mulai kini harus waspada.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang terpasang di ruas jalan Soekarno Hatta, Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Para pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mulai kini harus waspada.

Pasalnya, gerak-gerik mereka akan dipantau langsung oleh kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Kepaala Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, Ajun Komisaris Polisi Toni Susanto mengatakan, kamera yang dipasang di empat titik di kawasan Pangkalpinang telah dilengkapi fitur canggih untuk menangkap jelas aktivitas yang dilakukan para pengemudi mobil.

Bahkan mobil yang menggunakan kaca film dengan kegelapan 80 persen masih mampu ditembus kamera ini. Sebab, kamera ini juga mengeluarkan sekelebat cahaya.

"Roda empat juga demikian wajib menggunakan seat belt (Sabuk pengaman-red) Karena kamera ini bisa tembus hingga 80 persen kaca kendaraan yang gelap. Apa yang terjadi di dalam mobil, kamera pengawas bisa melihat apa yang terjadi," kata epada Bangkapos.com, Senin (15/11/2021).

Selain itu Toni menuturkan, kamera-kamera itu dapat mendeteksi semua pelanggaran yang dilakukan pengemudi dalam jarak radius maksimal 30 meter.

Kamera pengawas yang dipasang juga terdiri dari berbagai jenis, mulai dari ANPR (Automatic Number Plate Recognition) yang dapt mendeteksi jenis pelanggaran marka dan lampu lalu lintas.

Lalu kamera check point yang dapat mendeteksi pengemudi yang tak menggunakan sabuk keselamatan, dan penggunaan ponsel saat berkendara.

"Kamera ini juga mampu mengidentifikasi jenis, tipe, merk, dan warna kendaraan bermotor yang melintas berikut pengemudinya. Karena ada face recognition yang berfungsi untuk mendeteksi sensor wajah," jelas Toni.

Sementara itu, untuk proses penilangan sendiri, lanjut dia, dilakukan dengan cara analisa otomatis kepada pelanggar lalu lintas oleh sistem.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved