Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kabar Gembira, Pekerja di Bangka Belitung Bakal Dapat Bantuan Rp 1,5 Juta dari Pemerintah

Kabar gembiranya mereka akan mendapatkan bantuan atau subsidi dari pemerintah sebesar Rp 1,5 juta. 

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/Golkar Babel
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Patijaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Para buruh atau pekerja di Bangka Belitung bakal dapat bernapas lega. 

Kabar gembiranya mereka akan mendapatkan bantuan atau subsidi dari pemerintah sebesar Rp 1,5 juta. 

Bantuan itu menyusul telah ditetapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Republik Indonesia (RI) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Perubahan kedua.

Atas Permenaker No 14 Tahun 2020 tentang pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 19 (Covid-19) pada 8 November 2021.

Menariknya, Perubahan Permenaker tersebut merupakan salah satu upaya yang telah diperjuangkan oleh Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Patijaya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang sekaligus Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel.

Dikatakan Bambang Patijaya, terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) ini diinisiasi olehnya dan sudah diusulkan bersama Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman yang juga mendapat dorongan dari  berbagai pihak.

“Persoalan BSU ini sudah dilaksankan usulannya oleh Gubernur Babel,  yang waktu itu juga saya yang menginisiasi dan berkomunikasi dengan Gubernur Babel, juga dari PHRI Babel dan PHRI Pusat, pihak PHRI pun mengirim surat kepada Menaker pada saat itu,” jelas Bambang Patijaya dalam rilisnya, yang disampaikan, Senin (15/11/2021)

Lebih lanjut ia membeberkan, proses pengusulan BSU untuk Provinsi Babel. Bahkan dirinya terus ikut mengawal usulan tersebut hingga akhir. Alhasil kini sudah ditetapkan dan Babel mendapatkan BSU untuk pekerja.

“Nah, jadi ini terus kita pantau dan hal ini pun kita teruskan kepada Komisi IX DPR RI yang merupakan mitra kerja Kementerian Ketenagakerjaan. Kita sampaikan aspirasi ini lewat Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai Wakil Ketua Komisi IX dari Partai Golkar dan kemudian kita juga berkomunikasi dengan Zulkarnaim yang juga asli dari Babel yang memiliki jabatan direktur di Kementerian Ketenagakerjaan,” paparnya.

“Kemudian proses ini terus kita giring dan akhirnya kesepakatan yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, BSU yang tadinya hanya diberikan kepada daerah-daerah tertentu sekarang kemudian diperluas di seluruh Indonesia tanpa lagi memandang pekerja bekerja di wilayah yang terkena PPKM atau tidak,”  kata Bambang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved