Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kejar Vaksinasi Hingga November, Dinkes Pangkalpinang Prediksi Tak Ada Lonjakan Kasus Akhir Tahun

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sejumlah pihak mewanti-wanti risiko lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia akibat tingginya mobilitas masyarakat.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sejumlah pihak mewanti-wanti risiko lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia akibat tingginya mobilitas masyarakat.

Lonjakan kasus Covid-19 sebelumnya disebut-sebut terjadi pasca libur Idul Fitri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, lonjakan kasus akhir tahun diprediksi tidak ada peningkatan di Kota Pangkalpinang.

"Kalau sampai saat ini data epidemologi juga belum tampak ada gelombang ketiga atau akhir tahun nanti. Begitu juga kita lihat di Kota Pangkalpinang, kalau dari sekarang mungkin lonjakan kasus itu tidak terjadi," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Senin (15/12/2021).

Dengan demikian, kata Hakim, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang terus menggenjot vaksinasi Covid-19 rampung akhir November nanti. Berbagai upaya percepatan vaksinasi juga terus dilakukan.

Mulai dari vaksinasi massal, vaksinasi Covid-19 di gerai vaksinasi, hingga vaksin door to door.

Baca juga: Tingkatkan Kedisiplinan di Jalan Raya, Polda Bangka Belitung Gelar Operasi Zebra Menumbing 2021

Baca juga: Peringati Momen Hari Pahlawan, PMI dan KPD Bangka Berhasil Kumpulkan 47 Kantong Darah

Menurutnya, dengan tetap menjaga ptotokol kesehatan dan percepatan vaksinasi lonjakan kasus yang dipredimsi akhir tahun meningkat dapat diantisipasi.

"Kalau vaksin kita rampung 100 persen annti akhir November, berarti masyarakat kita sudah siap, kekebalan kelompoknya sudah terbentuk sehingga ketika ada mobilitasnya yang cukup tinggi nanti benteng kita sudah terbentuk baik," jelasnya.

Terlebih Hakim menyebut, saat ini ada motor vaksin Covid-19 keliling door too door di Gang-gang kecil, yang tersedia di sembilan puskesmas di Pangkalpinang.

"Ini gunanya untuk menjangkau masyarakat yang tidak bisa datang ke gerai vaksin seperti lansia, disabilitas dan juga ke pelosok-pelosok yang tidak bisa masuk mobil, seperti gang-gang kecil itu. Jadi semua lini kita kejar, tidak ada alasan tidak vaksin," sebutnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Pekerja di Bangka Belitung Bakal Dapat Bantuan Rp 1,5 Juta dari Pemerintah

Baca juga: Warga Babel Sudah Bisa Pesan All New Veloz dan All New Avanza

Hakim berharap, dengan motor vaksin keliling ini bisa menjangkau sasaran vaksin Covid-19 yang hingga kini masih kurang.

Berdasarkan update data vaksinasi Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, hingga kemarin Minggu (14/11/2021) sudah 78,34 persen atau 132.630 orang mendapatkan penyuntikan vaksin pertama.

"Ini bukti bahwa kita sedang menuju pasca covid-19, mudah-mudahan setelah ini dengan tetap prokes yang ketat tidak akan terjadi lagi gelombang ketiga," harap Hakim.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved