Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Lagi-lagi Penertiban TI Belo Laut Bocor, Penambang Kabur Sebelum Tim Polres Bangka Barat Datang

Di bawah rintik hujan Polres Bangka Barat menggelar penertiban Tambang Inkonvensional (TI), di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Polres Bangka Barat menggelar penertiban Tambang Inkonvensional (TI), di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Penertiban TI di Belo Laut bukan kali ini saja dilakukan oleh pihak berwajib, namun sudah tiga kali dan seluruhnya diduga bocor.

Pada penertiban pertama yakni pada Selasa (14/09/2021) lalu, sedangkan untuk penertiban kedua pada Kamis (23/09/2021) dengan 13 mesin pompa air yang diamankan untuk dijadikan barang bukti.

Hal tersebut diungkapkan Kabat Ops Polres Bangka Barat, Kompol Evry Susanto saat dikonfirmasi oleh Bangkapos.com.

"Kita sudah berulangkali melakukan penertiban disini dan saya menjabat di Kabag Ops, di Polres Bangka Barat ini sudah melakukan tiga kali penertiban. Pertama dengan Dinas Kehutanan, lalu yang kedua bersama Kasat Reskrim dan yang ketiga saat ini," ujar Kompol Evry Susanto, Minggu (14/11/2021).

Baca juga: 3 Kelurahan di Muntok Difogging Pascameninggalnya Satu Warga Akibat DBD

Baca juga: Orom Tergenang Air Diguyur Hujan Deras, Laga Persipas Vs SWN Belinyu Terpaksa Dihentikan

Baca juga: Disnaker Babel Sebut UMP 2022 Paling Lambat Ditentukan Akhir Bulan Ini

Saat tim Polres Bangka Barat mendatangi TKP, sejumlah kegiatan TI yang biasanya ramai para penambang kini sepi dari aktivitas tersebut.

"Kita melaksanakan operasi penertipan TI wilayah Belo Laut, kita masuk sudah pada kabur semua. Untuk penambang saat masuk sempat ada juga, sempat lari mungkin udah tau polisi mau datang mereka lari ke hutan bakau. Padahal kita udah diam-diam mengeluarkan sprint, tapi bocor juga," tuturnya.

Diakibatkan penertiban yang diduga sudah bocor, tim Polres Bangka Barat hanya berhasil mengamankan tiga mesin pompa air dan sejumlah selang yang digunakan untuk melakukan aktivitas TI.

"Tapi yang bisa kita amankan sekitar tiga mesin yang bisa kita bawa Polres Bangka Barat. Untuk tiga mesin itu akan menjadi barang bukti dan akan menindak lanjuti kepemilikannya, dan akan mencari bahwa ada barang bukti atau tidak," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved