Breaking News:

Virus Corona

Antisipasi Gelombang III Covid-19, Satgasus Covid-19 Babel Siapkan Rencana Monitoring

Antisipasi Gelombang III Covid-19, Satgasus Covid-19 Babel Siapkan Rencana Monitoring

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
bangkapos.com
Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa. (Bangkapos.com) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satgas Penanaganan Covid-19 di daerah siap-siap menghadapi ancaman gelombang ketiga Covid-19. Monitoring dan kampanye prokes dan percepatan vaksin akan dilakukan.

Demikian diungkapkan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa

"Dalam waktu dekat satgas akan monitoring di giat PTM dan juga mempercepat pelaksanaan vaksin di masyarakat. Kampanye tentang penerapan prokes di masyarakat," kata Mikron, Selasa (16/11/2021).

Mikron Antariksa mengatakan beberapa langkah dilakukan untuk mengantisipasi dan mempersiapkan diri terhadap ancaman gelombang ke-III yang ada di depan mata, yakni varian baru Covid-19 A.Y.4.2 (Delta Plus) yang saat ini sudah melanda negara jiran Malaysia dan Singapura.

Situasi dan perkembangan terkini penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa 1 (satu) orang terkonfirmasi Covid-19, dengan kumulatif 52.138 orang.

Sementara kasus yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 4 orang (kumulatif 50.606). Adapun kasus meninggal dunia akibat Covid-19 nihil (kumulatif 1.451).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Abdi Budi Prayitno mengatakan kenaikan kesembuhan harus terus ditingkatkan hingga mencapai target signifikan sehingga lebih tinggi dari kasus baru dengan terus melakukan tidak hanya peningkatan tracing dan testing dengan penyelidikan epidemiologi (PE) yang lebih serius untuk mengidentifikasi klaster-klaster penularan, namun juga treatment khususnya mengisolasi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke fasilitas isoter dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas agar kesembuhan dapat ditingkatkan dan kematian dapat dicegah serta diminimalisasi," katanya.

Bahwa kemarin kasus konfirmasi lebih banyak dari angka kesembuhan, dan hari angka kesembuhan tidak lebih banyak dari kasus konfirmasi.

Sementara itu dalam 2 hari terakhir tidak ada orang yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia. Masih adanya orang yang terkonfirmasi Covid-19 dan orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 meskipun mengalami penurunan menjadi catatan dan afirmasi bahwa penularan Covid-19 masih terus mengancam.

"Karenanya, warga masyarakat jangan abai dan tidak mengindahkan Protokol Kesehatan serta segera divaksin untuk membangun kekebalan tubuh dari virus. Pengabaian dan penyepelean akan menghambat dan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membuka secara perlahan dan bertahap keran pelonggaran kegiatan dan mobilitas masyarakat di ruang-ruang maupun fasilitas publik baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, tak terkecuali aktivitas keagamaan dan rekreasi/pariwisata," katanya. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved