Breaking News:

Berita Sungailiat

Dokter di Kabupaten Bangka Dinilai Cukup Merata, Kadinkes Sebut BLUD Jadi Penunjang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti menyebutkan bahwa persebaran dokter yang ada di Kabupaten Bangka dinilai sudah cukup merata.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti menyebutkan bahwa persebaran dokter yang ada di Kabupaten Bangka dinilai sudah cukup merata.

Saat dihubungi Bangkapos.com, Selasa (16/11/2021), Ia mengatakan bahwa jumlah tenaga dokter yang ada di Kabupaten Bangka dinilai sudah cukup.

Bahkan, jumlah dokter yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat juga sudah cukup banyak.

"Sejauh ini, kita tidak ada kekurangan, untuk dokternya cukup," kata Then.

Tak hanya di lingkungan perkotaan Sungailiat, Then mengungkapkan bahwa tenaga dokter tersebut juga tersebar merata di puskesmas-puskesmas ada di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bangka.

"Jadi satu puskesmas itu minimal harus ada 3 dokter," sambungnya.

Meski begitu, masyarakat juga tidak perlu khawatir, karena ada yang namanya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan.

"Apabila kekurangan, maka BLUD juga bisa membantu untuk tenaganya," terang Then.

Dalam bidang kesehatan, menurut Then yang perlu dikembangkan selanjutnya bukanlah perihal Sumber Daya Manusia (SDM), melainkan justru berupa fasilitas penunjang kesehatan seperti CT-scan dan sebagainya.

"Karena kalau tenaga atau SDM nya ada, maka perlu ditunjuang oleh peralatan lainnya supaya lebih maksimal," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Andri Nurtito saat ditemui Bangkapos.com, kemarin Senin (15/11/2021) ketika peresmian gedung IBS RSUD Depati Bahrin berharap bahwa tidak banyak kasus-kasus penyakit yang dirujuk ke Provinsi.

"Kalau bisa kasus-kasus tersebut sudah bisa diselesaikan di tingkat Kabupaten. Sehingga hanya kasus-kasus berat dan advance saja yang dirujuk ke Provinsi seperti bedah syaraf, kanker stadium lanjut dan lain sebagainya," ucap Andri.

(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved