Breaking News:

Advetorial

Siswa SMKN 1 Kelapa Bersyukur dapat Bantuan Alat Produksi dari PLN UIP Sumbagsel

Bantuan Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL) senilai Rp100 juta ini telah diserahkan pada bulan Juni 2021 lalu.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: nurhayati
Cici Nasya Nita
PT PLN UIP Sumbagsel salurkan Bantuan Peralatan Produksi Berbasis Listrik kepada UMKM SMKN 1 Kelapa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kelapa, Bangka Barat.

Bantuan Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL) senilai Rp100 juta ini telah diserahkan pada bulan Juni 2021 lalu.

Bantuan ini berupa alat produksi yakni food dehydrator, oven, juicer, frezer, socase, timbangan digital, vacuum frying, continue seller, penambah daya, alat uji kandungan vitamin, dan kemasan.

Siswa SMKN 1 Kelapa memanfaatkan alat produksi dari PLN UIP Sumbagsel, mengolah produk belimbing wuluh.
Siswa SMKN 1 Kelapa memanfaatkan alat produksi dari PLN UIP Sumbagsel, mengolah produk belimbing wuluh. (Dok/PLN)

Sebelum ada bantuan, Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) belum memiliki alat-alat yang memadai.

Kepala Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Sihyanti merasa bersyukur dengan bantuan alat produksi tersebut.

"Tentu saja bantuan ini membuat kami merasa terbantu, siswa jadi bisa mempelajari dan mempraktikan langsung cara menggunakan alat yang lebih canggih dari sebelumnya," ujar Sihyanti, Senin (8/11/2021).

Diakuinya, alat-alat produksi ini sangat bermanfaat untuk menunjang lebih dari beberapa mata pelajaran yang ada di sekolah tersebut.

"Tentu saja memudahkan kita, pembuatan manisan misalnya yang menjadi andalan dari produk olahan belimbing wuluh, cara membuat pertama kita pilih atau sortasi dibuang pangkal dan ujung buah kemudian dicuci, selanjutnya ditusuk untuk membantu mengurangi kadar air dan direndam air kapur 1×24 jam,

Siswa SMKN 1 Kelapa memanfaatkan alat produksi dari PLN UIP Sumbagsel, mengolah produk belimbing wuluh.
Siswa SMKN 1 Kelapa memanfaatkan alat produksi dari PLN UIP Sumbagsel, mengolah produk belimbing wuluh. (Dok/PLN)

Lanjut dicuci dengan air mengalir, tiriskan, memasak gula dan buah, kita tunggu satu malam atau 12 jam, panaskan lagi, dan keringkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK N 1 Kelapa,  Zaryati mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Sumbagsel atas bantuan alat produksi tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved