Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ardian Mantan Pincab BRI Pangkalpinang Divonis Bebas, Begini Sikap Hakim Setelah Bacakan Putusan

Majelis Hakim Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, menjatuhkan vonis bebas pada Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo, mantan Pimpi

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo mantan Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Pangkalpinang yang di vonis bebas saat menjalani sidang secara virtual.(Bangkapos.com/Anthoni Ramli) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, menjatuhkan vonis bebas pada Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo, mantan Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Pangkalpinang.

Sebelumnya, Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU), dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Kantor Cabang BRI Pangkalpinang dan Kantor BRI Cabang Pembantu Depati Amir.

Selain dituntut enam tahun penjara, Terdakwa Ardian juga dikenakan denda sebesar Rp500.000.000, ketentuan apabila tidak dibayarkan maka diganti pidana penjara selama enam bulan.

Vonis bebas tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Pangkalpinang, Iwan Gunawan, didampingi dua Hakim Anggota, MHD Takdir dan Warsito, Rabu (17/11/2021) malam.

Baca juga: UMP Babel Hanya Naik Rp34.859, Ketua SPSI Bangka Belitung Kecewa  

Baca juga: Asprov PSSI Babel Resmi Laporkan Pelatih Babel Jaya FC ke Polisi, Begini Tanggapan Kepala Pelatih

Baca juga: 509 Orang Lolos SKD CPNS 2021 di Pemkot Pangkalpinang, Sebelas Formasi Tak Terisi

Sidang juga dihadiri dua JPU Kejari Eko dan Ricca, serta Panitera Pengganti (PP) Fery Setiawan dan dua kuasa hukum Ardian.

Dalam amar putusannya, majelis hakim berpendapat Terdakwa Ardian tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam kasus korupsi yang menelan kerugian sebesar Rp43.800.000.000,00 tersebut.

"Menyatakan Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primair dan subsidair," kata Iwan memaparkan amar putusannya.

Majelis hakim juga membebaskan terdakwa dari semua dakwaan JPU dan memerintahkan terdakwa dibebaskan setelah amar putusan tersebut dibacakan.

"Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari semua dari semua dakwaan penuntut umum tersebut.

Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan ini diucapkan. Memulihkan hak hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan serta martabatnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved